Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Waspada Uang Palsu Beredar di Minahasa. Ini Buktinya

Warga Minahasa diminta untuk waspada terhadap mulai beredarnya uang palsu, dan jangan sampai menjadi korban.

Penulis: Alpen_Martinus | Editor: Andrew_Pattymahu
TRIBUNMANADO/ALPEN MARTINUS
uang palsu yang ditemukan di Minahasa 

Laporan Wartawan Tribun Manado Alpen Martinus

TRIBUNMANADO.CO.ID, TONDANO- Warga Minahasa diminta untuk waspada terhadap mulai beredarnya uang palsu, dan jangan sampai menjadi korban.

Sebab beberapa waktu lalu, di Luaan ditemukan yang diduga uang palsu pecahan Rp 50 ribu. Warga yang menjadi korban Vemy Kumontoy pemilik warung di Luaan. Kejadiannya pada tanggal 28 Februari sekitar jam 9 malam.

"Waktu itu kan sekitar jam sembilan malam saya jaga warung, ada seorang pemuda datang dan membeli rokok," jelas dia. Saat rokok diberikan, pemuda tersebut memberikan uang pecahan Rp 50 ribu namun dalam keadaan dikucek.

"Saya memberikan kembalian sekitar Rp 20 ribu," jelasnya. Ia mengatakan sempat curiga dengan uang tersebut dan benar saat diterawang dan di raba uang tersebut adalah uang palsu.

"Saya lihat keluar pria itu sudah tidak ada," jelasnya. Ia hanya mengingat sedikit ciri-ciri pria tersebut karena sudah malam.

"Putih, agak tinggi, tangannya goyang-goyang seperti pemakai narkoba, dan sepertinya bukan orang di sini," jelas dia.

Uang yang diduga palsu tersebut besarnya hampir sama dengan uang asli, warnanya sedikit pudar dan tidak mengkilat, benang tak ada tapi hanya ada garis hitam putus-putus, dan paling menonjol adalah saat diterawang tidak ada gambar pahlawan seperti pada uang asli.
Selain itu saat disentuh hanya seperti kertas biasa.

Uang tersebut masih disimpannya dan mengharapkan agar kejadian tersebut tidak terjadi kepada masyarakat lain."Cukup saya saja yang rugi, soalnya rokok saya sudah berikan dan uang kembali juga," jelas dia.
Ia berharap supaya orang lain bisa berhati-hati, karena bukan tidak mungkin uang palsu sudah tersebar di Minahasa.

Vemy mengatakan, kejadian serupa pernah dialaminya sekitar tahun 2014 lalu."Sama orang beli rokok juga, tapi saya langsung tahu bahwa itu uang palsu, dan saya bilang uang ini palsu, tapi orang yang beli rokok itu langsung lari," jelas dia.
Sampai sekarang juga uang tersebut masih disimpannya, tapi warnanya sudah memudar dan kusam.

Kapolres Minahasa AKBP Syamsubair menjelaskan baru mendengar informasi tersebut dan akan mengembangkannya.

"Akan saya tindaklanjuti itu dengan melakukan penyelidikan, dan warga saya minta untuk berhati-hati, periksa kembali uang anda saat berbelanja," jelas dia. (Amg)

Sumber: Tribun Manado
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved