Kisah Banser Yang Tewas Peluk Bom di Malam Natal Memotivasi Pemuda Kotamobagu
"Kalau pemahaman ini kuat dan matang. Tidak ada pemuda yang akan bergabung dengan teroris menjadi pengantin bom bunuh diri."
Penulis: Handhika Dawangi | Editor: Fransiska_Noel
TRIBUNMANADO.CO.ID, KOTAMOBAGU - "Ada pemuda dari Banser NU. Namanya Riyanto. Jiwa nasionalisnya sudah mendarah daging. Rela mati memeluk bom demi menyelamatkan jemaat di satu gereja pada malam natal tahun 2000," ujar Sekertaris Daerah Kota Kotamobagu Tahlis Gallang saat memberikan materi pada Latihan Dasar Kepemimpinan di Hotel Senator Kelurahan Kotobangon, Kamis (2/3) Pukul 09.00 wita.
Lanjut Tahlis pada kegiatan yang digelar Dinas Pemuda dan Olahraga bahwa itu satu contoh bahwa pemuda bisa menjadi agen kemanusiaan. Simbol nasionalis.
"Kalau pemahaman ini kuat dan matang. Tidak ada pemuda yang akan bergabung dengan teroris menjadi pengantin bom bunuh diri," ujar sekda.
Ia berharap generasi muda dapat aktif pada organisasi yang ada disekitar seperti di SMA, atau perguruan tinggi.
"Nantinya tidak heran ketika sudah dewasa menjadi pemimpin karena waktu SMA selalu aktif di organisasi. Itu yang kami harapkan. Pemuda ujung tombak kita dari berbagai aspek. Bukan hanya aspek pembangunan tetapi juga yang lainnya," ujar dia.
Menurut sekda ada tiga hal yang harus dimiliki generasi muda yaitu BAB. Berikut arti dari tiga huruf itu antara lain.
Berani bermimpi dan berniat. Mimpikan cita-cita setinggi langit. Niatkan agar jadi seperti itu. Masa hanya Sekda yang boleh begitu masih muda.
"Kalau tidak punya mimpi dan niat adoh mayat hidup itu. "Kyapa ada rokok?. Kalau nda mo kaseh rokok kita mo tikam pa ngana," ujar sekda dengan suara pemabuk.
Kemudian A = Andalkan diri sendiri. Jangan bergantung kepada orang lain. "Apapun profesi keluarga kita. Itu profesi mereka. Saya harus jadi diri sendiri. Akan menemukan identitas diri," ujarnya.
Dan B = Berani Berbuat. "Untuk menindaklanjuti sesuatu yang sudah dimimpikan," ujar sekda.
Peserta yaitu siswa dari seluruh SMA dan SMK se Kotamobagu, pemuda dari desa kelurahan se Kotamobagu dan Organisasi Kepemudaan. (dik)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/acara-dengan-sekda-kotamobagu_20170302_105030.jpg)