The Art of Boundless Romance (ABR), Memburu Seni dan Kawan Lewat Fotografi
Para fotografer yang tergabung pada komunitas The Art of Boundless Romance (ABR) begitu bersemangat mengabadikan pose para model.
Penulis: Maickel Karundeng | Editor:
TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Para fotografer yang tergabung pada komunitas The Art of Boundless Romance (ABR) begitu bersemangat mengabadikan pose para model cantik, Minggu (12/2) lalu, di sudut ruang maupun halaman Pirates Cafe and Resto, Marina Plaza Manado.
Ayudiah Indah, foto model dari Solo, mengenakan gaun merah, sementara Stella Kirana, foto model dari Jakarta, memakai gaun hitam. Dari lokal Minahasa, Gloria Mantik memakai gaun putih sementara Merry Gomes memakai gaun biru. Para fotografer The ABR sangat antusias mengabadikan keempat model itu.
Itulah suasana hunting bertema "The ABR Colorize Mood Session". Don Kabo, Ketua ABR, mengatakan, kegiatan tersebut diselenggarakan bersama-sama oleh The ABR Chapter Manado, District Minahasa, dan District Kotamobagu.
"Kali ini spesial karena menghadirkan dua model dari Pulau Jawa yang cantik dan juga model lokal asal Minahasa yang tak kalah cantiknya," terang dia.
Selain mendatangkan model dari luar, The ABR juga menghadirkan Dheny Patungka, digital imaging proffesional, yang sudah tiga kali berturut‑turut juara dunia. Hasil 15 tahun di dunia digital imaging membuat ia berhasil masuk lima besar dunia fotografer di Amerika Serikat pada 2014 dan juara Master Fotografer Association 2016 di Singapura. Asosiasi itu berpusat di Inggris.
Memotret model, hunting momen, dan menambah ilmu seni fotografi sudah menjadi agenda bulanan The ABR. Setiap kegiatan mereka menyusun panitia sendiri yang memilih tempat dan keperluan lainnya.
Ia menambahkan, dengan aktivitas di komunitas para personel memiliki banyak teman di seluruh Indonesia bahkan dunia.
"Saya banyak teman karena komunitas fotografi ini bahkan sampai ke internasional. Jadi, semua anggota komunitas ABR bisa memiliki teman banyak," terangnya.
Saat ini anggota untuk Chapter Manado ada 80 orang, District Minahasa 60 orang, dan , dan District Kotamobagu 30 orang.
"Tak hanya itu, teman The ABR ada di 7 negara, di Indonesia ada di 42 kota, sementara di Manado masih tergolong muda," katanya.
ABR menjadi tempat menjalin persahabatan. Sahabat dari komunitas bisa bergabung. "Kami memperbolehkan sesuai AD atau ART. Persahabatan lebih utama," katanya.
Ia berharap komunitas pencita fotografi ini selalu bersabat dengan komunitas lainnya. "Kami ingin menjadi tempat menambah wawasan seni fotografi dan dalam bersosialisasi bersama anggota," ungkapnya.
Adapun kegiatan yang berlangsung di Marina Plaza itu terisi dengan sejumlah kegiatan, di antaranya fun hunting, dinner, doorprize, live music, live DJ Steven' D. Kegiatan ini juga turut disokong Tribun Manado, Bank BRI, Talita Bridal, dan Bank Bukopin.(maickelkarundeng)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/abr-manado_20170219_113120.jpg)