Bus Terperangkap Longsor, 30 Turis Cari Pertolongan
Tanah longsor di Kelurahan Rurukan I, Kecamatan Tomohon Timur, Kota Tomohon masih menutup akses Rurukan ke Tondano.
Penulis: Ryo_Noor | Editor: Lodie_Tombeg
TRIBUNMANADO.CO.ID, TOMOHON - Bencana tanah longsor di Kelurahan Rurukan I, Kecamatan Tomohon Timur, Kota Tomohon masih menutup akses Rurukan ke Tondano.
Longsor Senin (13/2) malam itu, sedikitnya terjadi di dua titik kurang lebih berjarak 200 meter.
Longsor tersebut pun membuat bus pariwisata yang ditumpangi 30 turis dan sebuah mobil terjebak di antara longsor tersebut.
Novri Kaligis, sopir bus pariwisata mengkisahkan hingga akhirnya bus terjebak di antara longsor.
Ia membawa 30 turis dari satu di antara penginapan di Tasikria, Minahasa. "Turis lokal bukan turis Cina," ujarnya kepada Tribun Manado, Selasa kemarin.
Senin itu, mereka mengujungi bukit Rurukan. Usai berwisata, hendak kembali melintas jalan menuju Kota
Tomohon ada longsor kecil. Akhirnya memilih jalur Rurukan-Tondano.
Sementara melintas di jalan itu, tiba-tiba terdengar suara keras. Longsor menutup di depan jalan. Hendak kembali terjadi di jalan yang sama. Hingga menutup akses. "Kami terjebak di antara dua longsor," ujarnya.
Dengan terpaksa para turis meninggalkan bus untuk berjalan kaki mencari pertolongan.
"Kami terpaksa jalan kaki diterangai cahaya handphone," kata Novri.
Sebenarnya, kata Novri, ia hendak tinggal menjaga bus tapi sudah kehabisan bekal sehingga memilih meninggalkan bus.
"Kami jalan kaki melewati longsor khawatir jangan sampai ada longsor susulan, kasihan para turis ada yang kakinya sakit," kata dia.
Novri bersama 30 turis itu berjalan kaki menuju Tondano sebelum akhirnya mendapat mobil untuk pulang ke Tasikria.
Hingga sore kemarin bus masih tertahan di lokasi. Karena material tanah belum disingkirkan.
Martinus Poluan, Kabid Kedaruratan dan Logistik, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) mengungkapkan, untuk menyingkirkan longsor tersebut dibutuhkan alat berat.
Perangkat kelurahan, BPBD, Pol PP dan Linmas sudah berupaya membersihkan sebagian longsor, namun volume tanah yang menutup akses jalan harus terlampau besar sehingga membutuhkan alat berat
"BPBD upayakan menggunakan alat berat loader dan eskavator untuk membuka akses jalan," kata dia.
Sebenarnya ada sebuah jalan alternatif namun jalurnya kecil dan tanjakannya tajam. *
KRONOLOGI
* Bus membawa 30 turis dari satu di antara penginapan di Tasikria, Minahasa
* Senin itu, mereka mengujungi bukit Rurukan
* Usai berwisata, hendak kembali melintas jalan menuju Tomohon ada longsor kecil
* Akhirnya memilih jalur Rurukan-Tondano
* Sementara melintas di jalan itu, tiba-tiba terdengar suara keras
* Longsor menutup di depan jalan
* Terpaksa para turis meninggalkan bus untuk berjalan kaki mencari pertolongan
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/duh-dua-titik-longsor-tutup-jalur-rurukan-tondano-bus-terjebak_20170214_204854.jpg)