Frato Harap Pemerintah Bangu Jembatan di Desa Lelema
Melihat derasnya air sungai maka pemerintah memang harus memperhatikan pembangunan jembatan penyeberangan agar tidak ada lagi korban nantinya
Penulis: | Editor: Andrew_Pattymahu
Laporan wartawan Tribun Manado Fionalois Watania
TRIBUNMANADO.CO.ID,AMURANG - Keluhan warga mengenai peristiwa naas salah seorang petani yang ditemukan tak bernyawa saat hendak menyebrangi sungai Nimanga beberapa minggu yang lalu ditanggapi oleh Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel), Franky J. Lelengboto.
"Berkaca dari peristiwa yang lalu, masyarakat Desa Lelema memang membutuhkan jalur penyeberangan," katanya.
Dia mengatakan berdasarkan penuturan warga, satu-satunya jalan ke perkebunan masyarakat adalah harus menyebrangi sungai.
"Melihat derasnya air sungai maka pemerintah memang harus memperhatikan pembangunan jembatan penyeberangan agar tidak ada lagi korban nantinya," ujarnya.
Dia berharap agar warga juga menyampaikan dan terus mengawal jika diterima masukkannya untuk membangun jembatan penyeberangan terhadap pemrintah desa termasuk dinas terkait.
"Kalau tidak salah dulu memang sempat diusulkan untuk membangub jalur penyeberangan. Semoga pemerintah dapat memprioritaskan kebutuhan warga," kuncinya.
Sebagai informasi beberapa waktu lalu seorang petani terpaksa melompat dari rakit karena kandas ditengah sungai dengan arus yang deras. Sayangnya petani yang sudah paruh baya ini tak kuasa bertahan ditengah arus sungai yang kuat. (Tiw)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/jembatan_20160919_001556.jpg)