Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Apa yang Terjadi Jika Pusar Tidak Dibersihkan?

Mandi pasti kita lakukan setiap hari, tetapi sebagian besar dari kita jarang membersihkan pusar.

Penulis: | Editor:
Foto Ilustrasi 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Mandi pasti kita lakukan setiap hari, tetapi sebagian besar dari kita jarang membersihkan pusar.

Tentu saja tidak perlu mencuci pusar setiap hari. Tapi kadang-kadang anda perlu membersihkannya. Dikutip dari laman Boldsky, Kamis (2/2), berikut adalah fakta tentang pusar

1. Ada lebih dari 65 jenis mikroorganisme (bakteri) yang hidup di pusar orang. Bahkan akan terakumulasi dengan sisa sabun, kotoran, keringat, dan sel-sel mati.

2. Baik pria maupun wanita bisa mengalami infeksi jamur di pusar. Beberapa bayi juga bisa mengalami ini jika sang ibu mengalami infeksi jamur saat mengandung.

3. Bagaimana mengetahui bahwa anda memiliki infeksi jamur di pusar anda? Nah berikut adalah beberapa gejala: kemerahan, sensasi gatal, bau, atau nyeri. Dokter bisa mengobati ini.

4. Anda bisa membersihkan pusar dengan kapas. Celupkan ke dalam beberapa tetes alkohol dan bersihkan kotoran di dalam pusar dengan lembut. Terlalu banyak alkohol dapat mengeringkan itu, jadi gunakan hanya satu atau dua tetes saja.

5. Baik laki-laki atau perempuan menanggapi sentuhan stimulus di pusar. Ini adalah daerah sensitif seksual.

6. Meskipun pusar merupakan tempat koloni bakteri, tapi ada beberapa jenis abkteri yang hidup di sana tak berbahaya bagi tubuh anda.

7. Akumulasi sel-sel mati, keringat, kotoran, dan air sabun (ketika mandi) mungki bisa dibersihkan sesekali untuk menjaganya tetap bersih.

8. Bagaimana dengan pusar yang ditindik? Nah lebih baik untuk menghindarinya karena dapat menyebabkan infeksi jika kulit menolaknya. Juga, membersihkan pusar dapat menjadi hal yang sulit jika terlalu banyak pernak-pernik. (boldsky)

Sumber: Tribun Manado
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved