Assagaf: Pemda Boltim Butuh 600 Tenaga Honorer
Pemerintah daerah (Pemda) Bolaang Mongondow Timur (Boltim) akan menggelar tes kepada tenaga honorer pada Februari ini.
Penulis: Aldi Ponge | Editor: Andrew_Pattymahu
TRIBUNMANADO.CO.ID,TUTUYAN-Pemerintah daerah (Pemda) Bolaang Mongondow Timur (Boltim) akan menggelar tes kepada tenaga honorer pada Februari ini.
Sekretaris Daerah (Sekda) Boltim Muhammaf Assagaf mengatakan seleksi tersebut untuk mendapatkan tenaga honorer berkualitas dan sesuai kebutuhan.
"Tenaga honorer ada 900-san dan tenaga magang ada 300-san. Mereka akan wajib ikut seleksi. Pemda membutuhkan 600-san tenaga honorer," kata Assagaf, pada Rabu (1/2)
Dia mengakui seleksi tersebut sebagai upaya pemda dalam merasionalisasi jumlah tenaga honorer.
"Pengangkatan tenaga honorer ini sudah dilarang, tapi kita masih kekurangan PNS," bebernya.
Seleksi akan dilakukan sesui bidang kerja masing-masing. "Kalau sopir, ya dites mengendarai. Begitu juga operator, administrator, guru dan tenaga kesehatan," terangnya.
Katanya, pemda harus mengeluarkan biaya mencapai Rp 15 miliar untuk menggaji tenaga honorer tersebut. "Tapi mau bagaimana lagi mereka anak-anak daerah," ucapnya.
Dia berharap tenaga honorer yang lolos seleksi. Bisa direkomendasikan menjadi pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (P3K). "Hingga saat ini belum ada pengangkatan P3K," ucapnya.
Pemda akan berjuang agar 74 anggota satpol PP bisa diangkat menjadi P3K.
"Saya akan berjuang agar satpol PP menjadi P3K, sudah ada edaran menteri. Berkasnya sudah siap dibawa ke Jakarta," bebernya. (Ald)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/sekda-boltim-muhammad-assagaf_20160511_002319.jpg)