Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Akses Jalan Manado-Tomohon Kembali Ditutup

Akses Jalan Manado-Tomohon melintas di Tambulinas kembali ditutup, Selasa (31/1).

Penulis: Ryo_Noor | Editor: Andrew_Pattymahu
Istimewa
Longsor di ruas jalan dekat jembatan Tambulinas Tinoor, Kamis (26/1) 

TRIBUNMANADO.CO.ID,TOMOHON - Akses Jalan Manado-Tomohon melintas di Tambulinas kembali ditutup, Selasa (31/1).

Jalan ditutup karena Petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), dan Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) tengah berupaya mengeluarkan batu besar yang menggantung di atas tebing Tambulinas.

Batu sisa longsor besar pekan lalu itu masih tertahan di atas tebing berpotensi membahayakan pengguna jalan yang melintas.

Sejak pukul 10:00 WITA, petugas gabungan bahu membahu menggunakan eskavator, loader dan belasan tenaga manusia.

Mereka menggunakan metode menarik batu dengan alat berat. Batu diikat dengan tali baja kira-kira seukuran kaki jempol orang dewasa, kemudian ditarik menggunakan loader dan eskavator.

Upaya itu hingga sore hari belum membuahkan hasil. Alih-alih batu copot dari tebing, malahan dua kali tali baja putus dibuatnya.

Pada percobaan pertama, tali baja yang ditarik loader putus. Percobaan berikutnya menggunakan eskavator, tali baja yang menjerat batu berhasil menarik batu, meski hanya melorot jatuh ke bawah sekitar 5 meter jaraknya. Akibatnya batu kembali terbenam dalam tanah berlumpur di tengah tebing. Tak menyerah, eskavator menarik batu namun tali baja kembali putus.

Kepala BPBD Tomohon, Robby Kalangi mengungkapkan, petugas akan mengupayakan berbagai cara yang memungkinkan untuk menyingkirkan batu tersebut

"Kami akan coba lagi pakai labrang (tali baja)," kata Kalangi.

Batu di tebing tersebut tak bisa dibiarkan begitu saja, karena sewaktu-waktu bisa jatuh dan menimbulkan korban.

Sebenarnya paling efektif menggunakan dinamit, namun kata Kalangi hal itu tak memungkinkan karena tak sembarang memperoleh benda berbahaya seperti itu.

Karena sudah terbenam dalam lumpur, BPBD kata Kalangi akan mengerahkan pemadam kebakaran menyemprot lumpur menyingkirkan lumpur di sekeliling batu. Setelah itu baru di tarik.

Akibat jalan ditutup karena pekerjaan di tebing tambulina, kendaraan dari arah Tomohon maupun sebaliknya dari Manado harus melintasi jalur alternatif Tinoor.

Akibat penutupan jalur tersebut, terjadi kemacetan parah sepanjang jalur Kinilow-Tinoor dari arah Kota Tomohon. Pusat kemacetan ada di jalur alternatif tepat di pemukiman warga Tinoor. (ryo)

Sumber: Tribun Manado
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved