Breaking News
Kamis, 7 Mei 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Heboh Ancaman Bom di Manado, Tujuan Kami Lumpuhkan Perekonomian, Bukan Membunuh!

Polisi menyisir lokasi perbelanjaan dan menemukan bungkusan mencurigakan di Mantos.

Tayang:
Penulis: | Editor: Fransiska_Noel
Foto Ilustrasi 

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO -  Tim Gegana dan Polsek Sario berhasil mengamankan Kardus yang mencurigakan di Manado Town Square (Mantos) Manado sekitar pukul 05.00 Wita.

"Ternyata Kardus yang dibungkus dengan plastik bening berisi gelondongan kertas resi anjungan tunai mandiri atau ATM. Barang ditemukan di pelataran parkir, " kata Kepala Polsek Sario AKP Thommy Aruan.

Kata dia, barang tersebut sekarang diamankan di Polsek Sario. Untuk pengembangan lebih lanjut.

"Barang tersebut label kemasan terterah milik Bank Mandiri. Maka akan dikembangkan, apakah memang tanpa sengaja tertinggal di parkiran Mantos oleh petugas atau lainnya. Untuk itu akan memeriksa CCTV di lokasi untuk mencari indikasi lainnya, "ujar Thommy Aruan.

Temuan barang mencurigakan tersebut sedikit banyak terkait dengan ancaman bom di Manado.

Kewaspadaan aparat kepolisian ditingkatkan lewat upaya menyisir titik-titik keramaian, terutama pusat perbelanjaan.

Di Mantos sejak pagi hingga Rabu siang tim Geghana terpantau serius memeriksa setiap sudut bangunan dan konter-konter belanja baik secara manual maupun menggunakan detektor.

Dalam sebuah pesan yang bergulir liar di media sosial, disebutkan ada upaya pengeboman yang mengancam beberapa lokasi di Manado.

Isi pesan yang terposting di salah satu grup jual-beli itu berbunyi :

“Perhatian, jika kalian ingin selamat jangan datang ke tempat berikut pada besok hari (jika tidak mau mendengar tanggung sendiri akibatnya). MTC Manado, ITC Manado, Mantos, Bank Mandiri dan beberapa tempat di kawasan Pantai Malalayang. Karena kami telah menaruh bom di tempat2 tersebut. Tujuan kami untuk menghentikan dan menghancurkan perekonomian Kota Manado bukan untuk membunuh kalian semua.

Saya hanya ingin memperingatkan bahwa pada besok hari mulai pada pukul 10.00 Wita akan dimulai Pemboman. Dan kami akan menguasai Sulawesi Utara dan mengislamkan Sulawesi Utara. Jika tidak ada yang mau memahami maka di tempat-tempat tersebut kalian akan musnah. Target berikut: kawasan perbelanjaan Kota Tomohon, ada beberapa tempat di Tondano, Langowan dan Kawangkoan."

Kendati pesan itu ditengarai Cuma hoax, namun polisi tetap menseriusinya. Dengan menurunkan tim Gegana dari satuan Brimob.

Menurut Kepala Bagian Humas Kepolisian Daerah Sulut, Kombes Ibrahim Tompo, penyebar pesan akan dikejar.

“Kami masih telusuri pemilik akun dan akan diproses hukum,” katanya.(Ven)

Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved