Tempuh Perjalanan Darat Delapan Jam, KMHDI Sulut Ikut TOT Regional Sulawesi di Gorontalo
Rombongan Kerukunan Mahasiswa Hindu Dharma Indonesia (KMHDI) Sulut ikut TOT di Gorontalo
Penulis: | Editor:
Laporan wartawan Tribun Manado David Manewus
TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Pimpinan Daerah Kesatuan Mahasiswa Hindu Dharma Indonesia (KMHDI) Sulawesi Utara (Sulut) mengutus 15 peserta calon trainer dan 5 fasilitator dalam Training of Trainer (TOT) Regional Sulawesi di Gorontalo. Kegiatan yang berlangsung dari tanggal 27 Desember 2016 hingga 1 Januari 2017 berhasil diikuti KMHDI Sulut walau harus melalui perjalanan panjang menuju tempat tujuan.
K Rani Yuliantari, ketua PD KMHDI Sulut, Sabtu (7/1), mengatakan perjalanan cukup panjang. Mereka harus menempuh delapan jam dengan transportasi darat untuk sampai tempat tujuan.
"Ini tidak menyurutkan semangat calon-calon trainer muda PD KMHDI SULUT untuk mengikuti TOT XIII Regional Sulawesi," katanya.
Ia menyebut tema yang diusung pada kegiatan TOT XIII kali ini ialah "Responsibility to be a Professional Trainer". Kegiatan pembukaan dan Simposium Nasional bertema "Selektif untuk Indonesia" dilaksanakan di Gedung Belle Limbui Gorontalo. Kegiatan saat itu dihadiri Asisten 1 Plt Gubernur Gorontalo, Ketua Umum Pengurus Harian PHDI Pusat bapak Mayjen (Purn.) Wisnu Bawa Tenaya, KAKANWIL Kementerian Agama, Perwakilan Walikota Gorontalo, Perwakilan Kejaksaan Tinggi Gorontalo, PHDI Provinsi Gorontalo, DPP Peradah Gorontalo, WHDI Provinsi Gorontalo, PHDI Kota Gorontalo, DPK Peradah Gorontalo, HMI Provinsi Gorontalo, Ketua FA KMHDI, Presidium PP KMHDI, Perwakilan PD dan PC KMHDI seregional Sulawesi.
Menurut Rani, dalam kesempatan pertemuan dan wawancara, Ketua Panitia Pelaksana I Gusti Made Buana memaparkan rangkaian kegiatan yang telah diagendakan dan dipersiapkan.
“Kegiatan TOT ini terdiri dari Pembukaan yang berlangsung saat ini, kemudian akan dilanjutkan dengan Simposium Nasional yang bertemakan Selektif untuk Indonesia, dan kemudian masuk pada acara inti yaitu training yang akan berlangsung selama 3 hari" ujar Gusti.
Presidium KMHDI Made Wirayasa dalam sambutan acara pembukaan mengatakan TOT adalah ajang untuk menguatkan kaderisasi KMHDI. TOT ini menurutnya harus mampu membentuk trainer-trainer yang berkompeten dan mampu memberikan penguatan terhadap pelaksanaan kaderisasi didaerah masing –masing.
"Kami dari pimpinan pusat juga sangat berterima kasih karena Regional Sulawesi tetap secara konsisten melaksanakan TOT tiap tahunnya” kata Wirayasa.
Hal senada pun juga diungkapkan oleh Ketua Umum Pengurus Harian PHDI Pusat bapak Mayjen (Purn.) Wisnu Bawa Tenaya. Ia menuturkan kegiatan seperti ini sangat positif terutama untuk meningkatkan kualitas generasi muda.
Rani mengaku kegiatan telah sukses dilaksanakan. Ia mempunyai harapan tersendiri dengan TOT ini.
"TOT XIII regional Sulawesi yang dilaksanakan selama enam hari dan diikuti oleh empat Pimpinan Daerah, enam Pimpinan Cabang dan 1 Komisariat telah sukses dilaksanakan. PD KMHDI Sulawesi Utara berharap bahwa melalui Training of Trainer XIII Regional Sulawesi tersebut dapat menghasilkan trainer-trainer handal yang dapat menciptakan calon-calon kader yang berkualitas di daerah Sulawesi Utara nantinya," ujar Rani.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/kmhdi-ikut-tot-di-sulawesi_20170107_200112.jpg)