Korompot Ajak Masyarakat Bela Negara
Suriansyah Korompot, Wakil Bupati Bolaang Mongondow Utara memimpin Upacara Peringatan Gerakan Nasional Bela Negara ke-68, di Halaman Kantor Bupati
Penulis: | Editor: Andrew_Pattymahu
Laporan Wartawan Tribun Manado Warstef Abisada
TRIBUNMANADO.CO.ID—Suriansyah Korompot, Wakil Bupati Bolaang Mongondow Utara memimpin Upacara Peringatan Gerakan Nasional Bela Negara ke-68, di Halaman Kantor Bupati, Senin (19/12). Kegiatan tersebut diikuti jajaran TNI, Polri, Aparatur Sipil Negara (ASN), dan masyarakat di Kabupaten Bolaang Mongondow Utara.
Korompot mengajak, lewat peringatan hari Bela Negara seluruh rakyat Indonesia terutama yang ada di Kabupaten Bolaang Mongondow Utara, untuk belajar dari sejarah perjuangan bangsa.
Dimana Republik Indonesia berdiri tegak sebagai Negara Bangsa yang berdaulat tidak lepas dari semangat Bela Negara dari seluruh kekuatan rakyat.
‘’Membela Negara tidak hanya dilakukan dengan kekuatan senjata, tetapi juga dilakukan oleh setiap warga Negara dengan kesadarannya melalui upaya-upaya politik maupun diplomasi.
Tercatat ketika 68 Tahun lalu, tepatnya 19 Desember 1948 tetaptnya atas prakarsa Mr. Sjarifoeddin Prawiranegara dibentuk Pemerintah Darurat Republik Indonesia (PDRI) di Sumatrera Barat,’’ kata Korompot saat membacakan sambutan Presiden RI.
Menurutnya, langkah tersebut merupakan salah satu upaya untuk menyelamatkan kelangsungan hidup Negara sekaligus menunjukkan kepada dunia bahwa Negara Republik Indonesia masih eksis.
‘’Nilai-nilai heroik itu yang perlu terus kita aktualisasikan melalui berbagai Karya Nyata dalam hidup berbangsa dan bernegara,’’ tegasnya.
Dikatakan Korompot, saat ini tantangan dan ancaman terhadap kedaulatan Bangsa tidak hanya bersifat konvensional atau fisik semata, tapi sudah berkembang menjadi multidimensi karena karakter ancaman dapat bersumber dari Ideologi, Politik, Ekonomi dan sosial budaya. Sehingga Bela Negara dalam konteks kekinian memiliki cakupan yang luas.
‘’Kesadaran Bela Negara sangat penting untuk ditanamkan sebagai landasan sikap dan perilaku Bangsa Indonesia.
Hal ini merupakan bentuk Revolusi mental sekaligus untuk membangun daya tangkal Bangsa dalam menghadapi kompleksitas dinamika ancaman sekaligus untuk mewujudkan ketahanan Nasional yang dapat diaktualisasikan dalam peran dan profesi setiap warga Negara masing-masing,’’ ujar Korompot.
Ia menegaskan bahwa tantangan besar dalam sejarah, adalah bagaiman mempertahankan kelangsungan hidup kita sebagai Bangsa yang berdaulat di bidang Politik, Berdikari di Bidang Ekonomi serta berkepribadian dalam bidang Kebudayaan.
’’Menjadi tugas kita untuk membela Negara ini dari kemiskinan, keterbelakangan, kebodohan dan ketergantungan,’’ tukasnya. (War)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/wakil-bupati-bolmut-suriansyah-korompot-sh_20150812_234507.jpg)