Sabtu, 18 April 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Eko Patrio Beri Klarifikasi dan Sebut 7 Media Online Itu 'Mengarang Bebas'

Eko didampingi pengacaranya, datang untuk mengklarifikasi dan isu yang berkembang di media online.

Editor:
Tribunnews

TRIBUNMANADO.CO.ID - Politisi Eko Hendro Purnomo atau Eko Patrio menyambangi gedung Bareskrim, untuk mengklarifikasi pemberitaan terkait bom Bekasi.

"Jujur saja saya pribadi perlu mengklarifikasi dan perlu membuat laporan. Ini sudah meresahkan dan mencoreng kepolisian," ucap Eko saat ditemui di kantor Bareskrim, Gambir, Jakarta Pusat, Jumat (16/12/2016).

Eko didampingi pengacaranya, datang untuk mengklarifikasi dan isu yang berkembang di media online. 

Pengacara Eko, KPA F. Firman Nurwahyu menyatakan, Eko belum pernah diwawancara oleh tujuh media online, terkait pernyataannya soal bom Bekasi.

"Jadi Pak Eko tidak pernah diwawancara 7 media tersebut, (pernyataan) itu imajiner dari wartawannya," ucap Firman.

Lebih lanjut, Eko menegaskan dirinya tak memiliki akun Twitter. Akun Twitternya telah di-hack beberapa bulan yang lalu.

"Tidak punya (Twitter). Punya pun sudah di-hack orang tiga atau empag bulan yang lalu. Saya punya Instagram cuma satu @ekopatriosuper," lanjut Ketua DPW Partai Amanat Nasional (PAN)ini.

Beberapa waktu lalu, sejumlah media online memberitakan pernyataan dalam akun Twitter yang mengatasnamakan Eko. 

Dalam pemberitaan tersebut disebutkan, Eko menyebut penemuan bom di Bekasi adalah pengalihan isu.

Eko dan tim kuasa hukumnya pun meminta 7 media online tersebut untuk mengklarifikasi dalam waktu 1x24 jam. 

Jika permintaan klarifikasi tersebut belum juga dipenuhi, Tim kuasa hukum Eko akan melakukan tindakan hukum lebih lanjut.

Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved