Smart Woman
Pengalaman Unik Debi Tiwow saat Bertugas Melayani di Bidang Kemahasiswaan
DEBI Tiwow punya pengalaman unik saat bertugas melayani di bidang kemahasiswaan Universitas Katolik De La Salle Manado.
Penulis: | Editor:
Laporan wartawan Tribun Manado David Manewus
TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - DEBI Tiwow punya pengalaman unik saat bertugas melayani di bidang kemahasiswaan Universitas Katolik De La Salle Manado.
"Pernah ada cowok menangis saat curhat," tutur Debi kepada Tribun Manado, Rabu (7/12).
Cowok itu, kata dia, sakit hati karena ditegur dosen fakultas. Masalahnya sepele, hanya karena pakaian. Ia secara profesional menghadapi hal itu.
"Itu pengalaman saya di bidang kemahasiswaan," katanya.
Itu bukan pengalaman pertama kali. Dalam tugasnya ia menghadapi mahasiswa dan mahasiswi dengan karakter yang berbeda. Belum lagi pengurus Unit Kerja Mahasiswa (UKM) yang punya pandangan berbeda soal kebijakan.
"Kami harus beri solusi. Mau tidak mau harus buat keputusan," ujarnya.
Bagi Debi, bertugas di bidang kemahasiswaan berarti melayani mahasiswa. Mereka juga bertugas untuk mengatur kegiatan di De La Salle, termasuk di dalamnya pemberian beasiswa.
Cukup Lulur dan Masker
WALAU sibuk di kampus, Debi selalu menghabiskan waktu dengan keluarga dan gereja di akhir pekan. Ia aktif mengikuti kegiatan.
Untuk menghilangkan kejenuhan, ia dan teman-teman kosnya selalu nonton bersama. Sang pacar juga dipanggil bersama untuk nonton.
"Kebetulan hobinya mirip yaitu nonton dan karaoke. Jadi gampang sekali," katanya.
Soal perawatan diri, Debi mengaku tidak banyak membuang biaya. Ia hanya cukup lulur dan masker.
"Yang penting cuci muka. Kalau yang 'berat' cukup satu bulan satu kali," ujarnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/debi-tiwow_20161211_101113.jpg)