Diduga Tidak Waras, Sering Pukul Orang, Pria Ini Ditangkap
Dia dilaporkan keluarganya sendiri telah berbuat onar dan bahkan nyaris memukul ibunya sendiri yang sedang sakit.
Penulis: Handhika Dawangi | Editor: Fransiska_Noel
TRIBUNMANADO.CO.ID, KOTAMOBAGU - Dua puluh menit lagi tengah malam, Jumat (9/12) saat TNI dan Pol PP Kotamobagu mengamankan Rustam Dandel (32) di Rumahnya RT 23 Kelurahan Gogagoman Kecamatan Kotamobagu Barat.
Dia dilaporkan keluarganya sendiri telah berbuat onar dan bahkan nyaris memukul ibunya sendiri yang sedang sakit.
"Dia ada ba jadi so dari pagi (sudah sejak pagi ia berbuat onar). Pertama dia so ba talanjang bulat (awalnya dia sudah telanjang), mamanya ba togor kong akhirnya dia pakai ulang baju deng calana. (Ibunya menegur kemudian dia mengenakan kembali pakaiannya)," ujar Nia (21) kerabat dekat Rustam.
Setelah mengenakan kembali pakaian, Rustam tidak berhenti. Ia justru berteriak kencang dan bahkan menghalangi jalan kendaraan.
"Dia babataria (ia berteriak) sampe malam (hingga malam). Dia tidak pukul, tapi dia so tarek-tarek pa depe mama," ujar Nia.
Kejadian serupa sudah terjadi berulang kali, bahkan pernah Rustam memukul di bagian mata dan kepala ibunya sendiri. Tetangganya juga pernah menjadi korban luka robek di bagian kepala.
"Dia memang ada gangguan jiwa sedikit. Tadi sore kita sudah lapor ke polisi namun kata polisi orang seperti ini tidak bisa ditahan. Namun kami bingung lagi tidak tau berbuat apa akhirnya kita lapor tentara dan Pol PP," ujar Nia.
Tingkah aneh Rustam berlanjut ke Kantor Kelurahan Gogagoman. Tidak lagi brutal, Rustam justru membuat Lurah Sinindian Vany Pudul, staff kelurahan, hansip, pol pp, bahkan tentara dan polisi tertawa.
Rustam mengaku seorang jenderal, saat bapak tentara bertanya. "Nama kamu siapa?," ujar bapak tentara.
"Siap, saya jenderal pak," ujar Rustam.
"Kapan kamu masuk tentara?," ujar bapak tentara.
"Siap tahun 2003 pak saya masuk lalu lulus," ujar Rustam.
Menurut kerabat dekat Rustam, memang sudah pernah ada usaha membawanya ke Rumah Sakit Jiwa di Manado, namun karena terkendala keuangan maka Rustam dibawa pulang.
"Dua bulan lalu kami sudah membawa dia ke Rumah Sakit Jiwa di Manado. Namun kata pihak rumah sakit, kalau baru pertama kali dengan kondisi seperti ini harus dijaga oleh keluarga. Kalau dijaga oleh petugas haru bayar Rp 300 ribu per hari. Kami tidak punya uang jadi kami bawa pulang dia," ujar kerabat Rustam.
Lurah Gogagoman Vany Pudul mengatakan untuk saat ini Rustam akan diamankan dulu di Polsek Urban Kotamobagu. "Untuk sementara kita amankan dulu di polsek, sambil memikirkan cara lain. Karena baik keluarga maupun tetangga sudah resah dengan tingkahnya," ujar dia. (dik)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/rustam-ditangkap_20161210_165838.jpg)