Pemkab Klaim Kelebihan 5.710 Ton Beras
Ketersediaan beras di Kabupaten Minahasa Tenggara masih cukup. Data Badan Ketahanan Pangan Mitra.
Penulis: | Editor: Lodie_Tombeg
TRIBUNMANADO.CO.ID, RATAHAN - Ketersediaan beras di Kabupaten Minahasa Tenggara masih cukup. Data Badan Ketahanan Pangan Mitra, produksi beras pada tahun 2015 mencapai 18.030 ton. Kebutuhan beras sesuai jumlah penduduk hanya 12.320 ton sehingga menyisakan 5.710 ton.
"Setiap tahun terjadi peningkatan kebutuhan, namun ketersediaan tetap melebihi kebutuhan," kata Muchtar Wantasen, Kaban Ketahanan Pangan, Kamis (8/12).
Menurutnya, data ketersediaan beras bisa lebih banyak. "Ada yang tidak didata, sebab banyak pemilik lahan sawah di Mitra orang luar jadi saat panen beras dibawa keluar. Untuk itu kita akan lakukan pendataan kembali," ujarnya.
Ia mengatakan, masih banyak petani yang tidak memanfaatkan banyaknya produksi beras di Mitra.
"Ada petani saat panen berasnya dijual semua dan untuk konsumsi pribadi dibeli lagi. Kebiasaan itu yang harus dihilangkan, sebaiknya menyisakan untuk konsumsi. Sehinga hal itu menjaga ketersediaan pangan," jelasnya.
Hal berbeda justru diucapkan para pedagang. Seperti dikatakan Oma Ice, pedagang di pasar tradisional. Menurutnya, beras dari Mitra sulit didapat dan tidak mencukupi pasokan bagi pedagang.
"Paling banyak kami pedagang ambil beras dari luar daerah, seperti Kotamobagu dan Gorontalo," ujarnya.
Ia juga mengatakan bahwa kualitas beras di Mitra belum sebaik yang dari luar daerah. "Untuk kualitas juga masih berbeda jauh dengan beras dari luar daerah," katanya. *
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/padi-di-motongkad_20160217_231702.jpg)