Tokoh Adat Ritual Pindahkan 47 Waruga

Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara dan Kabupaten Minahasa Utara menyeriusi megaproyek waduk Kawangkoan-Kuwil.

Tokoh Adat Ritual Pindahkan 47 Waruga
TRIBUNMANADO/FINNEKE WOLAJAN
Waruga Sawangan, situs purbakala mahakarya zaman Megalitikum 

TRIBUNMANADO.CO.ID, AIRMADIDI - Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara dan Kabupaten Minahasa Utara menyeriusi megaproyek waduk Kawangkoan-Kuwil di Desa Kawangkoan, Kecamatan Kalawat, Minut.

Dihadiri pihak Dinas Pariwisata Kebudayaan, Dinas Dikpora, Para Tonaas, Museum Sejarah, tokoh adat dan masyarakat, mereka melakukan pertemuan ritual di lokasi pembangunan waduk, Kamis (1/12).

Kasi Museum Sejarah dan Purbalala (Muskala), Dolvie Pateh dan Balai Arkeologi dihadirkan Boony Tooy. Tooy diketahui punya garis keturunan satu leluhur di waruga tersebut.

Menurut Dolvue, zona inti kawasan yang ada isinya seperti waruga, zona penunjang museum pendukung waruga, zona pegembangan pedagang kuliner. "Ketiga kriteria ini ada di waduk Kawangkoan-Kuwil.

Dimana pemakaman waruga dahulu mendapat penolakan dari tokoh agama Belanda di tahun 1816 Masehi," kata dia.

Dari total 59 waruga yang terdata, ada 47 waruga yang bakal direlokasi. Yance Suma salah satu pelindung budaya Tonsea mengatakan, orang tua dulu ada kubur di situ.

Kata Suma, keturunan dari leluhur sudah menyetujui keinginan dari pemerintah, tapi ada syaratnya.

"Silakan pindahkan waruga, tapi persiapkan dahulu lokasi," kata Suma. Terpantau para tokoh adat melakukan ritual di waruga tersebut. "Ini kekayaan kami, ini merupakan budaya dan menjadi daya tarik wisatawan. Berikan tempat yang baik dan ditata," kata Suma. *

Penulis: Ferdinand_Ranti
Editor: Lodie_Tombeg
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved