Patung-Patung di Kota Manado Bakal di Revitalalisasi

Fokus Group Discussion (FGD) revitalisasi patung-patung, artefak dan situs budaya dengan pelaku usaha dan stakeholders pariwisata di Kota Manado

Patung-Patung di Kota Manado Bakal di Revitalalisasi
PANORAMIO
Patung Yesus Memberkati di Kota Manado.

TRIBUNMANADO.CO.ID,MANADO - Fokus Group Discussion (FGD)
revitalisasi patung-patung, artefak dan situs budaya dengan pelaku usaha dan stakeholders pariwisata di Kota Manado berlangsung seru, Kamis (1/12) di restoran Aston Hotel Manado.

Tema yang angkat ialah Pesona Manado sebagai Kota Cerdas dari perspektif sejarah dan estetika peradaban.

Kadis Pariwisata dan Kabudayaan Kota Manado Hendrik Waroka berencana agar patung-patung yang berada di Manado untuk tidak dipagari dan direvitaliasi agar wisatawan bisa foto-foto di patung-patung tersebut.

Kegiatan ini sangat penting dan mendapat dukungan penuh oleh Kementerian Pariwisata lewat bantuan anggaran demi mewujudkan Nawacipta Presiden Jokowi dan sinkronisasi dari Gubernur Sulut Olly Dondokambey bersama wakil Steven Kandouw serta Wali Kota Vicky Lumentut dan Wakil Wali Kota Manado Mor Bastiaan menuju Kota Manado sebagai Destinasi wisata.

Pemerintah Kota Manado terus melakukan terobosan dalam mensukseskan tujuan meningkatkan wisatawan ke Manado.

Pak Wakil Wali Kota berpesan agar bisa menganggarkan masukan dan kegiatan revitalisasi patung-patung, artifak, dan gedung-gedung bersejarah agar mampu meningkatkan wisatawan mancanegara.

"Walaupun kendala pada anggaran yang kurang, namun marilah kita mencari solusi bersama," terang Waroka.

Ia menambahkan, yang terpenting adalah semangatnya demi meningkatkan destinasi wisata di Manado. "Semua potensi harus dikembangkan, kali ini terkait revelitasi patung, artifak, gedung yang memiliki nilai historis menarik wisatawan," ungkapnya.

Reiner Ointoe Budayawan Sulut memberikan masukan demi respons atas meningkatkan wisman khususnya wisata sebagai objek dalam menarik wisman.

"Diskusi ini memberikan masukan dalam perbaikan dan pengembangan wisata melalui objek sejarah yang besar mulai dari abad 15, makanya menjadi keinginan Pemkot mengangkat ini," terangnya.

"Situs-situs yang seharusnya memiliki nilai sejarah sudah tidak terawat, sehingga perlu di revitalisasi agar menjadi lokasi tujuan wisata," pungkasnya.

Pemateri Dr Ferol Warouw, Dr Veronika lulusan arsitek, Budayawan Sulut Reiner Ointoe dan turut dihadiri tamu undangan yang ingin memajukan pariwisata. (Kel)

Penulis: Maickel_Karundeng
Editor: Andrew_Pattymahu
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved