Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Asuransi di Sulut Masih Potensial

Potensi asuransi di Indonesia Timur, khususnya di Sulawesi Utara (Sulut) masih cukup besar.

Penulis: | Editor: Fransiska_Noel

Laporan Wartawam Tribun Manado, Herviansyah

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Potensi asuransi di Indonesia Timur, khususnya di Sulawesi Utara (Sulut) masih cukup besar.

Tak heran perusahaan asuransi berlomba-lomba untuk mencari nasabahnya.

"Untuk di Indonesia Timur, khususnya Sulut potensinya masih cukup besar," ujar Director of In Branch Channel AXA Mandiri, Tisye Diah Retnojati, Senin (28/11/2016)

Untuk itu, pertumbuhan nasabahnya pun cukup baik setiap tahun. Oleh karena itu, pihaknya terus melakukan edukasi kepada masyarakat agar berasuransi untuk persiapan masa depan. "Kami juga memberikan tranning kepada agen, agar mampu mengedukasi kepada masyarakat, sebab yang ikut asuransi di Indonesia masih cukup rendah hanya 5 persen dari jumlah penduduk, dibandingkan dengan negara lain," ungkapnya.

Untuk itu, pihaknys merasa bersyukur adanya BPJS yang dibentuk pemerintah, sebab hal itu membantu dalam mengedukasi masyarakat mengenai pentingnya asuransi.
"Untuk produk yang banyak diminati adalah produk combo, yaitu asuransi jiwa sekaligus investasi," ungkapnya.

Area Realtionship Manager BRI Life Kanwil Manado, Sandra Sabara mengungkapkan untuk di Sulut masih besar potensinya, karena masih banyak belum tergarap. "Untuk Kanwil kami yang membawahi empat provinsi, potensinya cukup besar. Oleh karena itu kami gencar melakukan edukasi, seperti di Palu dan Ternate," ungkapnya.

Selain itu, untuk pertumbuhannya pun saat ini sebesar 45 persen (yeatr to date). Sehingga pihaknya optimis kedepannya semakin baik lagi.

Apalagi dengan adanya BPJS Kesehatan ikut membantu melakukan edukasi kepada masyarakat pentingnya asuransi. "Kami optimis kesadaran masyarakat akan meningkat setiap tahunnya untuk memberikan perlindungan dengan asuransi," ungkapnya.

Apalagi pemerintah mendorong agar ada produk asuransi yang terjangkau untuk masyakarat kecil.

Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Sulutgomalut Elyanus Pongsoda mengatakan perkembangan asuransi di Sulut cukup baik. Hal ini terlihat dari semakin meningkatnya perusahaan asuransi di Sulut.

"Saat ini jumlahnya di Sulut sebanyak 30 perusahaan," ungkapnya.

Sedangkan asuransi yang paling banyak diminati adalah jiwa dan investasi. "Untuk itu, kami berharap edukasi terus dilakukan kepada masyarakat, agat semakin banyak yang ikut asuransi," katanya. (erv)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved