Tribun Manado TV
(VIDEO) Tuntaskan Kemiskinan, Boltim Susun RAD SDGs, Program Bakal Sentuh Langsung Masyarakat
Pemerintah Daerah Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim), Sulawesi Utara (Sulut), melakukan penyusunan RAD SDGs.
Penulis: Aldi Ponge | Editor: Alexander Pattyranie
Laporan Wartawan Tribun Manado, Aldi Ponge
TRIBUNMANADO.CO.ID, TUTUYAN - Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim), Sulawesi Utara (Sulut), melakukan penyusunan Rencana Aksi Daerah (RAD) Subtainable Development Goals (SDGs), pada Selasa (22/11/2016).
Wakil Bupati Boltim Rusdi Gumalangit mengatakan pemerintah daerah terus berupaya untuk menuntaskan kemiskinan di Boltim.
Dia meminta penyusunan program kerja 2017 disesuaikan dengan visi misi Bupati.
“Bupati tak ingin program muluk-muluk, program harus bersentuhan langsung pada masyarakat,” katanya.
Satuan kerja terkait pengentasan kemiskinan diminta agar berkoordinasi dengan satuan kerja di provinsi terkait program.
“Sering ada kegiatan dinas provinsi tapi dinas kabupaten tak tahu karena tak ada koodinasi,” bebernya.
Dia berharap tak ada tumpang tindi program antara satuan kerja di Kabupaten Boltim dan satuan kerja diprovinsi.
“Harapan saya penyusunan aksi daerah harus melihat kebutuhan untuk menuntaskan kemiskinan dan meningkatkan kesejahteraan,” tegasnya.
Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Boltim, Mat Sunardi mengatakan SDGs adalah dokumen perencanaan yang menjadi acuan pembangunan dan perundingan negara-negara di dunia.
“SDGs untuk melanjutkan konsep millennium development goals yang berakhir 2015,” ungkapnya.
Katanya, konsep SDGs bertujuan untuk mengakhiri bentuk kemiskinan, mengakhiri kelaparan, mencapai ketahanan pangan, meningkatkan gizi, mendorong pertanian berkelanjutan, menjamin kehidupan sehat dan mendorong kesejahteraan bagi semua orang.
“Prioritas pertama dalam RKPD Boltim 2017 adalah pengentasan kemiskinan, sehingga perlu ada dokumen pendukung rencana aksi daerah,” terangnya.
Dia mengungkapkan satuan kerja terkait akan gotong royong dalam penuntasan kemiskinan di Boltim.
“Tahun 2017, ada proyek pemberian bantuan secara keroyokkan, sehingga tahun berikut yang bersangkutan tak dapat lagi bantuan,” jelasnya.
Dia mengungkapkan laju penurunan kemiskinan di Boltim terbaik di Sulawesi Utara.
“Pemda targetkan 2021 tingkat kemiskinan di Boltim 6 persen, jika bisa dibawah target itu lebih baik,” ungkapnya.