Breaking News
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Minsel Sukses Jalankan Program JKN-KIS

Penghargaan yang diberikan kepada Bupati Minahasa Selatan (Minsel), Christiany Eugenia Paruntu.

Penulis: | Editor: Fransiska_Noel
NET
Ilustrasi 

Laporan wartawan Tribun Manado, Fionalois Watania

TRIBUNMANADO.CO.ID, AMURANG - Daerah Minahasa Selatan (Minsel) bisa dibilang sebagai daerah yang sukses menjalankan Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) dan Kartu Indonesia Sehat (KIS) hal ini bisa disimpulkan dari penghargaan yang diberikan oleh Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) dalam malam Penganugerahan yang digelar pada Senin (21/11), bertempat di Hotel Grand Mercure Kemayoran.

Penghargaan yang diberikan kepada Bupati Minahasa Selatan (Minsel), Christiany Eugenia Paruntu sebagai bentuk apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten. Pasalnya, Pemerintah Daerah yang sudah mengintegrasikan program Jaminan Kesehatan Daerah (Jamkesda) ke dalam Program Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) telah bertambah. Dalam malam penghargaan tersebut, Tetty, sapaan akrab Bupati terlihat gembira menerima Piagam.

Dia mengucapkan ucapan terima kasih kepada warga Minsel. "Dari 378 Daerah kabupaten/kota yang ada di seluruh Indonesia sudah melakukan integrasi Jamkesda ke JKN-KIS, Minsel termasuk di dalamnya, apresiasi dan dukungan masyarakat ini tentu menjadi kebanggaan bersama," katanya.

Sebagai informasi, Program JKN-KIS tertuang dalam Undang-undang Nomor 23 Tahun 2014 pasal 67 yaitu untuk melaksanakan program strategis nasional.

Sebelumnya pada tahun 2015 Bupati Minsel juga mendapat Penghargaan JKN award oleh Menteri Kesehatan RI, dimana program nasional tersebut telah berhasil di sosialisasikan di kabupaten Minsel, seperti halnya BPJS sebagai penyelenggara jaminan Sosial Kesehatan.

Pada kesempatan acara Penganugerahan, Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo dalam sambutannya menambahkan, bahwa dirinya sudah memberikan instruksi kepada para kepala daerah, dan mengalokasikan 10% APBD nya untuk menunjang suksesnya JKN-KIS.

"Demi  Peningkatan akses kesehatan di berbagai daerah diharapkan dapat terus berlanjut. Sehingga masyarakat bisa mendapatkan pelayanan kesehatan yang memadai," ujarnya.

Memang diakui Kumolo, dalam menjalankan JKN-KIS muncul berbagai masalah yang dikeluhkan sebagian besar masyarakat, dalam pelayanan yang diberikan.

Namun dia mengatakan hal tersebut karena banyak masyarakat belum paham dan belum tahu tentang prosedur jaminan kesehatan.

Oleh karena itu dia berharap baik pemerintah maupun staf BPJS dapat mensosialisasikan program yang ada dengan cara yang efektik sehingga mudah dipahami oleh banyak orang.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved