Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Petani Mengeluhkan Kelangkaan Pupuk

Kelangkaan pupuk kembali terjadi di Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel). Kali ini menimpa petani perorangan.

Penulis: | Editor: Lodie_Tombeg

TRIBUNMANADO.CO.ID, AMURANG - Kelangkaan pupuk kembali terjadi di Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel). Kali ini menimpa petani perorangan.

Demikian diutarakan Bomo Tumbelaka, warga Tawaang Barat. "Beberapa minggu belakangan ini, pupuk jenis Urea dan TSP sangat susah dicari. Tadi saja ketika saya cek di toko dan kios tidak ada stok," ungkapnya, Senin (14/11).

Dia mengaku sudah mengecek lebih dari satu kali. "Saya cek mulai dua minggu lalu, minggu lalu dan tadi. Sama sekali tidak ada. Saya sudah menanam sejak Oktober. Sekarang sudah waktunya pemupukan tapi tidak ada. Otomatis hasil yang ditanam tidak akan sesuai harapan," ujarnya.

Lanjut Tumbelaka, selama ini yang selalu mendapatkan pupuk dari pemerintah adalah petani kelompok.

"Mereka selalu mendapatkan bantuan pupuk baik dari pemerintah daerah melalaui dinas terkait bahkan dari provinsi. Saya harap pemerintah juga memerhatikan petani perorangan bukan hanya petani kelompok. Tolong agar pupuk diupayakan disalurkan," katanya.

Lebih jauh, dia menjelaskan, jika tidak menemukan pupuk maka tanaman jagung yang ditanamnya tidak layal untuk dijual.

"Saya sudah tanam 20 kilogram. Yang pasti saya akan merugi jika tidak diberi pupuk dalam waktu dekat ini," ujar dia. *

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved