Pasien BPJS di RSUD Walanda Maramis Keluhkan Stok Obat di Apotik Kosong
Pasien BPJS di RSUD Walanda Maramis mengeluh soal obat. Seorang ibu sedang keluar ke rumah sakit sembari membawa resep untuk membeli obat di apotik.
Penulis: | Editor:
Laporan Wartawan Tribun Manado Ferdinand Ranti
TRIBUNMANADO.CO.ID, AIRMADIDI - Pasien BPJS di RSUD Walanda Maramis mengeluh soal obat. Seorang ibu sedang keluar ke rumah sakit sembari membawa resep untuk membeli obat di apotik.
Dengan langkah cepat ia menuju ke apotik yang berada di luar RSUD. Kepada Tribun Manado, Ibu Merry sedang terburu-buru membeli obat.
"Bagaimana ini, kan obat ini masuk BPJS, tapi kok kenapa pihak rumah sakit tidak ada obat bagi pasien bpjs. Terpaksa beli di luar, anak saya sedang sakit, saya mau cepat-cepat ya," kata dia.
Dia berharap pihak rumah sakit harus menyiapkan obat yang termasuk di BPJS. "Kalau toh tidak ada obatnya, pakai obat apalah, asalkan BPJS, kasian kami orang yang tidak berpunya," ujarnya.
Menanggapi akan hal itu, Direktur RSUD Walanda Maramis Dr Rina Widayati meminta maaf jika pelayanan kurang memuaskan.
"Kalau boleh tahu obat apa yang dicari? Obat bpjs kalau di RS kami tidak ada, saya sarankan ke apotik pembantu ke kimia farma, nah begitu juga kimia farma harus kasih laporkan ke kami obat apa yang dimaksud," ujar dr Rina.
Dokter Rina juga mengatakan, pihaknya akan lapor ke dokter pemberi resep dan mengganti obat yang sama jenis dan khasiatnya jika tidak ada di apotik RSUD Walanda Maramis.
Untuk pelayanan kepada pasien, Dr Rina mengatakan, Rumah Sakit saat ini dalam tahap perbaikan.
"Semoga Rehab gedung ini bisa berjalan lancar dan cepat agar supaya bisa digunakan. Yang direhap semua titik instalasi gisi, rawat nginap, rawat anak dalam tahap perbaikan," kata dia.