Kapolres : Masyarakat Jangan Cepat Terpancing
"Masyarakat tidak boleh cepat terpancing, apa yang terjadi di Samarinda jangan sampai terjadi di Sulut," pinta Hisar.
Penulis: Nielton Durado | Editor:
Laporan Wartawan Tribun Manado Nielton Durado
TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Pasca serangan bom molotov di Gereja Oikumene di Samarinda, Kalimantan Timur, Minggu (13/11), Kapolres Manado, Kombespol Hisar Siallagan langsung mengimbau warga kota Manado agar tidak terpancing dengan isu yang memecah bela.
"Masyarakat tidak boleh cepat terpancing, apa yang terjadi di Samarinda jangan sampai terjadi di Sulut," pinta Hisar.
Ia juga menghimbau agar masyarakat harus saling menjaga dan merekatkan lagi tali persaudaraan.
"Ambil hikmahnya dan harus senantiasa saling menjaga, agar Sulut dan Manado bisa lebih aman lagi," ujarnya.
Sebagai langkah antisipasi, kata Hisar, pihaknya akan meningkatkan Patroli di tempat-tempat ibadah agar kejadian seperti ini tidak terjadi di Manado.
"Kami akan tingkat penjagaan terutama di rumah-rumah ibadah dan semua Rumah ibadah bukan hanya satu golongan saja," aku dia.
Hisar juga menghimbau agar masyarakat bisa menginformasikan jika ada hal-hal yang mencurigakan terjadi di sekitar mereka.
"Kami minta dukungan masyarakat juga, agar kerja kami bisa maksimal. Karena biar bagaimanapun masyarakat merupakan unsur penting dalam terciptanya Kamtibmas," tandas Siallagan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/motor-terbakar-ledakan-samarinda_20161113_140328.jpg)