Minggu, 12 April 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Pengakuan Mengejutkan, 5 Tahun Sukses Menipu Berbekal Jimat Telur dan Beras

Setiap mulai bekerja, jimat itu diletakkan di dalam apartemen dimana mereka bekerja.

Editor: Fransiska_Noel
Ilustrasi 

TRIBUNMANADO.CO.ID, JAKARTA -- Subdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya membongkar komplotan penipu bermodus anak sakit atau kecelakaan, Kamis (3/11/2016).

Komplotan itu sudah lima tahun beraksi dan baru kali ini tertangkap polisi.

Selama lima tahun ini, komplotan itu memakai jimat dalam melancarkan aksinya.

Jimat itu berupa beras dan telur ayam kampung yang ditaruh dalam sebuah plastik bundar.

jimat

Setiap mulai bekerja, jimat itu diletakkan di dalam apartemen dimana mereka bekerja.

Komplotan ini diringkus di Apartemen Cibubur Village, Jakarta Timur. Mereka bekerja di dalam satu unit apartemen.

Kanit V Subdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya, Ajun Komisaris Besar Handik Zusen, mengatakan, komplotan itu percaya, mereka bisa bertahan 5 tahun tak tertangkap polisi karena jimat itu.

"Ditaruh di bawah meja setiap beraksi," kata Handik.

Total anggota komplotan berjumlah 10 orang. Ketuanya adalah lelaki bernama Amril (31) asal Kabupaten Sindereng Rappang.

Selama 5 tahun beraksi, Amril bisa menggaji anak buahnya antara Rp 3 juta sampai Rp 3,6 juta.

Dia pun sudah mampu membeli mobil suzuki ertiga secara tunai dan menumpuk kekayaan di kampung halamannya.

Polisi berjanji akan mencari seluruh harta kekayaam Amril dari hasil penipuan, dan menyitanya. (Theo Yonathan Simon Laturiuw)

Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved