Di Jakarta Panas Jelang Demo 4 November, Di Sulut Pilih Ikrar Cinta Damai dan Apel Kebangsaan

Pengucapan ikrar ini menurut Gubernur Sulut Olly Dondokambey sebagai upaya menegakan hukum, melindungi dan mengayomi serta melayani masyarakat.

Di Jakarta Panas Jelang Demo 4 November, Di Sulut Pilih Ikrar Cinta Damai dan Apel Kebangsaan

TRIBUNMANADO.CO.ID - Segenap elemen masyarakat Sulawesi Utara yang terdiri dari TNI, Polri, pemerintah daerah, tokoh agama, tokoh masyarakat dan organisasi kemasyarakatan lainnya mengucapkan ikrar dalam apel kebangsaan, Rabu (2/11) di Mapolda Sulut.

Ikrar tersebut di antaranya menolak kelompok radikalisme, pro- kekerasan dan intoleransi serta paham ISIS. Menolak berbagai macam pungutan liar, menolak berbagai macam isu-isu yang berkembang yang ingin memecah belah persatuan, memberantas penyalahgunaan narkoba serta berkomitmen menjaga stabilitas kamtibmas di Sulawesi Utara.

Pengucapan ikrar ini menurut Gubernur Sulut Olly Dondokambey sebagai upaya menegakan hukum, melindungi dan mengayomi serta melayani masyarakat.

Guna menjamin terwujudnya rasa aman, tentram, adanya kepastian hukum dan mampu memenuhi harapan masyarakat serta tuntutan masyarakat di Sulawesi Utara.

"Kegiatan ini juga sebagai upaya untuk meningkatkan nilai-nilai Pancasila, UUD 1945, NKRI dan Bhinneka Tunggal Ika dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara," ujarnya.

Hal tersebut menurutnya demi terciptanya situasi yang kondusif pada bumi nyiur melambai Sulawesi Utara.

Apel Kebangsaan sekaligus pengukuhan Tim Saber Pungli ini dipimpin oleh Gubernur Sulut Olly Dondokambey, yang dihadiri juga oleh Kapolda Sulut Irjen Pol Wilmar Marpaung dan Pejabat Forkopimda Sulawesi Utara.

Pada Apel kebangsaan tersebut juga diberikan penghargaan kepada tiga orang yang mewakili institusinya masing-masing yaitu Serma D. D. Laheping, Babinsa Koramil 02 Wenang, Bripka Vengky Songke, Bhabinkamtibmas dan Harson Mokodompit, Kepala Dusun IV Desa Pair Putih, Kecamatan Sang Tombolang.

Ketiganya mendapat penghargaan karena berperan aktif dalam pembinaan kamtibmas di daerahnya masing-masing.

Kegiatan Apel Kebangsaan yang diikuti kurang lebih 600 peserta dan dilaksanakan juga di Kabupaten dan Kota se-Sulut ini, ditutup dengan rangkaian doa bersama dari lima pemuka agama di Sulut

Demo 4 November
Polda Sulut menyiagakan personel di beberpa lokasi yang dianggap rawan pada 4 November 2016 mendatang, terkait demonstrasi di Jakarta.

"Khusus 4 November nanti, kita akan menempatkan personel di lokasi-lokasi yang dianggap rawan. Namun sebelumnya, kita akan melakukan apel khusus internal polda," ucap Kapolda Sulut Irjen Pol Wilmar Marpaung, Rabu (2/10).

Untuk itu, Kapolda pun mengimbau kepada masyarakat Sulut agar tidak terpancing dengan situasi di Jakarta. "Masyarakat jangan terpengaruh. Situasi Jakarta biarlah diselesaikan oleh orang-orang Jakarta dan aparat di sana. Kita di sini aman-aman sajalah," imbaunya.

Situasi politik di Indonesia khususnya DKI Jakarta memanas. Terkait isu demo besar-besaran Jumat nanti. Meski jauh, Polda Sulut tetap siaga mengantisipasi hal-hal yang tak diinginkan. (fin)

Penulis: reporter_tm_cetak
Editor:
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved