Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Paroki Santa Ursula Rayakan Pesta Pelindung

Paroki Santa Ursula Watutumou gelar perayaan pesta pelindung paroki Jumat (21/10) pekan lalu.

Penulis: | Editor:
Tribun Manado
Ngobrol Pintar (Ngopi) terakhir Indonesian Youth Day (IYD) atau Pertemuan Nasional Orang Muda Katolik (OMK), Kamis (6/10/2016) lalu, ada yang heboh. 

Laporan Wartawan Tribun Manado Ferdinand Ranti

TRIBUNMANADO.CO.ID, AIRMADIDI - Paroki Santa Ursula Watutumou, Minahasa Utara gelar perayaan pesta pelindung paroki Jumat (21/10) pekan lalu.

Perayaan ini ditandai dengan Misa yang dipimpin oleh oleh Pastor Paroki Dr Joseph Ansow Pr.

Dalam perayaan yang dilaksanakan secara sederhana ini diserahkan juga bantuan alat-alat pendidikan oleh Dewan Paroki kepada SD Katolik Santo Fransiscuz Xaverius Maumbi.

"Kiranya umat dapat bertumbuh dan berkembang demi kesejahteraan bersama dengan semakin menjadi berkat bagi sesama. Sekaligus juga membagikan kesulitan sehingga beban yang ada menjadi ringan dan boleh dijadikan kegembiraan yang berlipat ganda," kata Ansow.

Ia berharap umat dapat terus bekerjasama dan saling bantu seperti teladan Santa Ursula yang dipenuhi nilai pengorbanan tanpa pamrih dalam melakukan karyanya.

Sebelumnya dibacakan sejarah gereja Paroki Santa Ursula yang dimekarkan dari Paroki Santo Yohanes Penginjil Laikit 8 tahun yang lalu.

Usai pembacaan sejarah gereja , Pastor Ansow melantik pengurus wilayah rohani yang baru dipilih kembali yang terdiri dari 27 wilayah rohani yang mengisi jabatan Ketua, Sekretaris, Bendahara dan Komisi Liturgi.

"Kiranya pengurus wilayah rohani yang dilantik dan diutus ini dapat bekerja semaksimal mungkin untuk membangun iman katolik bersama dengan umat," ujarnya.

Rangkaian pesta pelindung ini telah dilaksanakan juga lomba merangkai bunga antar wilayah rohani dan kategorial.

"Merangkai bunga bukan saja untuk menampakan keindahan tapi yang terutama niat kita yang tulus untuk mempersembahkan sesuatu yang baik kepada Tuhan. Karena dalam setiap misa altar kita selalu terhias dengan rangkaian bunga segar," tutur Pastor pencipta lagu-lagu Cantate yang terkenal di kalangan gereja katolik.

Ditampilkan juga untuk pertama kali Tarian Kidung Maria yang diciptakan oleh Dr Joseph Ansow Pr.

Lagu Kidung Maria ini merupakan pertama kali dipadukan dengan tarian yang ditampilkan oleh WKRI Santa Ursula denan koreografer Tommy Ransun.

Perayaan pesta pelindung dengan nuansa kesederhanaan ini kemudian diteruskan dengan makan nasi kotak secara bersama.

Sumber: Tribun Manado
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved