Balapan Motor Kecil, Pebalap Perempuan Meriahkan V.I.P Automoto Drag Bike 2016

“Lomba balap ini selain motor yang sudah digelar pada Jumat kemarin ada juga kelas mobil yang akan mulai diperlombakan pada Sabtu hari ini.”

TRIBUNMANADO/CHRISTIAN WAYONGKERE

TRIBUNMANADO.CO.ID, BITUNG – Bunyi knalpot racing terus menggema disepanjang ruas jalan Sam Ratulangi Bitung.

Di tengah kerumuman ratusan warga dua sepada motor yang sudah di modifikasi sedemikian rupa Nampak saling adu cepat, Jumat (21/10). Ternyata ada puluhan puluhan pemotor terlinat adu cepat dalam ajang V.I.P Automoto Drag Bike 2016 yang berlangung hingga Sabtu besok (hari ini).

“Lomba balap ini selain motor yang sudah digelar pada Jumat kemarin ada juga kelas mobil yang akan mulai diperlombakan pada Sabtu hari ini,” tutur Noldi Lamalo ketua panitia pelaksana kepada Tribun Manado, Jumat kemarin.

Menurut pria yang duduk sebagai anggota DPRD Sulut dari daerah pemilihan Bitung Minut, lomba balap motor dan mobil atau yang popular dengan sebutan Automoto Drag Bike sebagai ajang menyalurkan minat, bakat dan kecintaan penggila otomotif ditempat yang benar.

“Ya, banyak kan sekarang kita sering jumpai balapan liar, nah dengan ada lomba resmi seperti ini diharapkan para pembalap liar bisa turun di ajang ini untuk menyalurkan minatnya di dunia balap,” urainya.

Menariknya dalam iven yang sudah kesikian kalinya digelar, ikut dimeriahkan dengan penampilan live DJ dengan live music pada puncak penyerahan tropy pemenang perlombaan.

Sementara itu Farel ketua club otootif V.I.P Indonesia di Bitung menambahkan diperlombakan adalah kelas motor 10 kelas dan mobil ada 14 kelas.

“Kali ini system perlombaaan berbeda dengan Automoto drag bike sebelumnya ada dua kendaraan yang adu cepat diatas sirkuit dan dicara siapa pemenang. Kali ini dibuat dengan menggunakan system Best time jadi pembalap yang memiliki waktu tercepat dialah yang menjadi pemenang,” urai Farel.

Dijelaskan untuk system best time setiap kelas dibagi dalam dua babak, pertama dan babak final. Babak pertama diambil 15 pembalap dengan catatan waktu tercepat, kemudian 15 pembalap itu akan kembali berjibaku mencari waktu tercepanya sampai mendapat lima besar.

“Disana akan dilihat siapa catatan waktunya paling cepat dialah yang menjadi pemenang,” tukasnya.

Menariknya dari sekian banyak peserta ada seorang pembalap perempuan berusia sekitar 13 tahun bernama Tiara Salehati yang memperkuat tim Aditya Stemar Asia Jaya Peta MS. Penampilannya mendundang detak kagum para penonton dan pembawa acara yang tak henti-hentinya memuji Tiara saat tampil.

“Terjun di dunia balap motor awalnya kakak saya Herto juga pembalap dan sering menonton dan akhirnya menjadi suka,” ujar Tiara. Gadis berambut panjang ini juga mengaku sebelum mengikuti perlombaan selalu mempersiapkan diri dengan latihan di sirkuit Sagerat bersama sang kakak.

"Jadi saya latihan setiap hari Jumat setelah pulang sekolah, dilatih sang kakak di sirkuit Sagerat," tukasnya.

Adapun hasil untuk kategori motor keluar sebagai juara umum adalah Eca Kacinong dari Gorontalo yang membela tim Aditya Stemar Asia Jaya Peta MS setelah sukses meraih watku tercepat di kelas bebek 4T standart 115cc, sport 2T rangka standart 155cc, bebek 4T tune up 130cc membela tim IMC Chay RCB1 dan jelas bebek standart 120cc membela tim Jose.(crz)

Penulis: Christian_Wayongkere
Editor: Fransiska_Noel
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved