Sabtu, 18 April 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Pariwisata 'Sumbang' Penerimaan Langsung Rp 300 Miliar ke Sulawesi Utara

Sektor pariwisata masih menjadi andalan pertumbuhan ekonomi Sulawesi Utara (Sulut) pada triwulan IV.

Penulis: | Editor: Fernando_Lumowa
Ratusan wisatawan Tiongkok tiba di Bandara Internasional Sam Ratulangi, Selasa (9/2). 

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Sektor pariwisata masih menjadi andalan pertumbuhan ekonomi Sulawesi Utara (Sulut) pada triwulan IV. Saat sektor lain masih belum tumbuh sesuai dengan harapan karena perlambatan ekonomi global yang masih belum pulih, pariwisata hadir menjadi penyelamat.

"Kami masih berharap sektor pariwisata akan mendongkrak perekonomian di Sulut pada triwulan IV 2016. Hal ini karena sektor lainnya belum ada tanda-tanda adanya pertumbuhan yang pulih," ujar Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Sulut Peter Jacobs, kemarin.

Menurut dia sektor pertanian yang biasa memberikan sumbangan ekonomi cukup tinggi di Sulut sampai dengan saat ino masih stagnan. Begitu pula, dengan sektor perkebunan dan perikanan belum ada tanda-tanda akan meningkat. Apalagi permintaan dunia terhadap komoditas belum meningkat permintaan ke Sulut belum meningkat.

BI memperkirakan ekonomi Sulut di kuartal ketiga 2016 sebesar 6,38 persen, kemudian di Kuartal Ke-4 sebesar 6,7 persen, dengan rata-rata pertumbuhan sebesar 6,32 persen. Pertumbuhan masih sesuai dengan ekspektasi BI pada tahun 2016 karena kunjungan wisatawan mancanegara dari Tiongkok terus meningkat.

Para wisatawan tersebut diperkirakan akan membawa dana sebesar Rp 300 miliar jika kedatangannya mencapai 30.000 orang. Jika perhitungannya setiap turis akan menghabiskan uang Rp 10 juta selama di Sulut.

"Sehingga memberikan dampak yang cukup bagus bagi pergerakan perekonomian daerah. Karena jika pariwisata tumbuh akan berdampak sektor lainnya," ujarnya.

Terpisah, Pemimpin Wilayah BRI Manado Dewa Putu Oka Maharjana mengungkapkan sektor pariwisata harus dijaga dan didorong jika ingin memberikan kontribusi yang besar pada pertumbuhan ekonomi.

Katanya, eperti di Bali yang pertumbuhannnya mencapai 6 persen, karena dorongan sektor pariwisata. "Sulut memiliki potensi yang cukup besar untuk dikembangkan sektor pariwisatanya," katanya. (erv)

Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved