Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Selamatkan Anak, Opa Jhony Teriak Minta Tolong

'Si jago merah' kembali berulah. Kali ini kebakaran menghanguskan rumah Keluarga Mamahit-Mumek di Desa Leleko.

Penulis: Alpen_Martinus | Editor: Lodie_Tombeg
Tribun Manado
Kebakaran terjadi di Desa Leleko Kecamatan Remboken, Minahasa, Sulawesi Utara, Selasa (18/10/2016). 

TRIBUNMANADO.CO.ID, TONDANO - 'Si jago merah' kembali berulah. Kali ini kebakaran menghanguskan rumah Keluarga Mamahit-Mumek di Desa Leleko, Kecamatan Remboken, Selasa (18/10). Rumah yang sudah didiami puluhan tahun ini rata tanah dilalap api.

Semua harta benda di dalam rumah lenyap tak tersisa. Beruntung semua penghuni rumah selamat, meski saat kejadian mereka sempat berada di dalam rumah. Diperkirakan kerugian dari peristiwa itu mencapai Rp 50 juta.

Jhony Mamahit (70), pemilik rumah menjelaskan, saat itu dia membuat perapian di tungku untuk memasak makanan. "Saya buat api untuk memasak, kemudian saya tambahkan kayu," kata dia.

Saat menunggu api jadi, ia keluar sebentar membersihkan cabai (rica) dan bumbu lainnya untuk masak ikan. Alangkah terkejutnya ia saat masuk api sudah membakar dinding dapur yang terbuat dari tripleks dan bambu. "Memang api sudah besar," kata dia.

Saat itu, ia hanya teringat anak di dalam kamar terbaring sakit. Buru-buru ia ke kamar untuk mengeluarkan anaknya. "Saya teriak, dan mendobrak pintu kamar anak saya," ujarnya.

Namun dia tidak melihat anaknya beserta istrinya di dalam kamar, ternyata mereka sudah lebih dahulu keluar dengan berjalan tertatih saat rumah mulai terbakar.

Warga yang melihat mereka berdua keluar rumah langsung berteriak dan membantu. Jhony langsung ikut keluar dari rumah.

"Saya berteriak minta tolong warga," jelasnya. Warga kemudian datang untuk membantu memadamkan api yang begitu cepat, meski sebenarnya saat itu hujan.

Warga menggunakan mobil yang membawa profil tank untuk mengangkut air dan beberapa menit kemudian mobil pemadam kebakaran Pemkab Minahasa tiba untuk melakukan pemadaman.

Sayangnya rumah tidak bisa diselamatkan atau rata tanah. Petugas mobil pemadam hanya melakukan pemadaman sisa-sisa api saja.

Kapolsek Remboken, AKP Berti Titawael menjelaskan, saat ini sementara dilakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebab kebakaran.

"Anggota sudah turun ke lokasi untuk meminta keterangan beberapa warga, termasuk pemilik rumah," kata dia. *

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved