Ratusan CPNS Bolmong Pertanyakan Kejelasan SK 100 Persen Mereka
Nasib 247 Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong) yang akan beralih ke seratus persen tak kungjung mendapatkan kejelas
Penulis: Maickel Karundeng | Editor:
Laporan Wartawan Tribun Manado Maickel Karundeng
TRIBUNMANADO.CO.ID, LOLAK - Nasib 247 Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong) yang akan beralih ke seratus persen tak kungjung mendapatkan kejelasan.
Sudah setahun lebih melaksanakan prajabatan yakni pada September 2015 lalu, hingga saat ini belum juga ada kepastian terkait kapan akan diserahkan Surat Keputusan (SK) seratus persen.
"Kami dengar info awal bulan Oktober, kini sudah lewat tanggal dan belum ada informasi lebih lanjut," ujar satu diantara CPNS Bolmong dengan nada tanya, Minggu (16/10).
Dari informasi Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Bolmong sebelumnya sudah menjanjikan penyerahan SK akan dilaksanakan pada apel kopri tanggal 23 September 2016 lalu.
Kemudian ditunda pada tanggal 4 Oktober dan ditunda lagi sampai tanggal 17 Oktober dan terakhir pada tanggal 28 Oktober.
Sampai kapan kami harus menunggu? Sekarang dapat informasi dari BKD dibatalkan dan jadwal penerimaan SK selanjutya nanti menunggu petunjuk pak Bupati.
"Sebenarnya kapan kami akan 100 persen PNS? Jika memang ada kendala dalam prosesnya, seharusnya kami bisa mendapatkan informasi lebih jelas," ujar CPNS Bolmong lainnya.
Menanggapi hal tersebut, Kaban BKD Bolmong Zainudin Paputungan menjelaskan, untuk 247 CPNS ini terhitung 1 Oktober sudah ada SK.
"SK sudah ada dan sedang menunggu waktu petunjuk Bupati untuk penyerahan," jelasnya.
Dia menambahkan, jika Bupati mau menyerahkan secara keseluruhan, tidak hanya secara simbolis tapi satu persatu.
"Jika bukan pekan depan, pasti pada 28 Oktober saat sumpah pemuda mendatang SK sudah diserahkan," tutupnya.
Pj Bupati Adrianus Watung saat di hubungi berkata segera menyerahkan SK CPNS beralih menjadi 100 persen 100.
"Saya usahakan minggu berjalan ini, jika ada perubahan bisa pada tanggal 28 Oktober ketika upacara sumpah pemuda," singkatnya.