Wengkol Ricuh, Polisi Dilempari Batu Seorang Ibu Tertembak

Operasi cipta kondisi Polres Minahasa di Kelurahan Wengkol, Tondano Timur berujung ricuh, Minggu (16/10).

Wengkol Ricuh, Polisi Dilempari Batu Seorang Ibu Tertembak
ALPEN MARTINUS

TRIBUNMANADO.CO.ID, TONDANO - Operasi cipta kondisi Polres Minahasa di Kelurahan Wengkol, Tondano Timur berujung ricuh, Minggu (16/10) pukul 02.30 Wita.

Reva Rengkang (47), seorang ibu rumah tangga terkena terkena peluru karet. Beberapa anggota polisi luka akibat dilempar batu dalam insiden itu.

Reva kepada Tribun Manado mengatakan, saat itu dia keluar rumah lantaran mendengar suara gaduh di luar. Dia hendak mencari anaknya yang saat itu berada di kerumunan orang.

"Saya mau panggil anak saya masuk (rumah), sebab waktu itu anak saya bersama teman-temannya sementara saling lempar batu dengan polisi," kata korban.

Kata Reva, anaknya bersuara agar dia masuk rumah sebab polisi sudah buang tembakan. Saat dirinya akan berbalik arah hendak pulang ke rumah, tiba-tiba dia merasakan ada benda yang menghantam pahanya.

"Saya kira batu yang mengenai paha saya, namun lama kelamaan terasa sakit. Kemudian saudara saya bilang celana saya lubang. Akhirnya celana saya dirobek, ternyata betul darah mulai keluar dan kami tahu bahwa itu peluru. Tapi saya tidak tahu yang tembak siapa, soalnya saat itu lorong gelap, hanya sinar senter dari polisi," kata dia.

Ia kemudian dibawa ke rumah sakit oleh keponakannya. Benar saja, peluru karet masih bersarang di paha kiri bagian bawah. Dokter kemudian mengeluarkan proyektil peluru karet dan melakukan jahitan. "Dua kali jahitan," kata dia.

Pagi harinya baru ia diizinkan pulang ke rumah. "Tadi Kapolres Minahasa (AKBP Syamsubair SIK) dan beberapa anggotanya datang dan minta keterangan. Saya juga mendapatkan biaya perawatan, namun katanya kalau ada apa-apa hubungi langsung Kapolres," ujar dia.

Ia mengharapkan, agar polisi yang melakukan penembakan diproses sesuai hukum yang berlaku. "Polisi yang menembak tolong ditindaki," ujar dia.

Menurutnya dan beberapa warga, beberapa kali terdengar suara tembakan. "Banyak sekali," katanya.

Halaman
123
Penulis: Alpen_Martinus
Editor: Lodie_Tombeg
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved