Eko Targetkan Akreditasi Paripurna untuk Dua Puskemas di Boltim
Dua unit Puskemas di Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim) akan diakreditasi pada Oktober ini.
Penulis: Aldi Ponge | Editor:
Laporan Wartawan Tribun Manado Aldi Ponge
TRIBUNMANADO.CO.ID, TUTUYAN - Dua unit Puskemas di Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim) akan diakreditasi pada Oktober ini.
Kepala Dinas Kesehatan Eko Marsidi mengungkapkan pihaknya sedang melakukan self assesment atau menilai sendiri dalam rangka persiapan akreditasi terhadap puskemas Kotabunan dan Puskemas Modayag.
"Kita tinggal menunggu assesor yang akan melakukan penilaian pada bulan ini," jelasnya, pada Kamis (6/10).
Segala persiapan dan pembenahan telah puskemas dan didampingi dinkes Boltim dan Dinkes Provinsi.
"Semua akan dinilai baik administrasi, pegawai, aset, audit internal dan sistem. Semua kegiatan harus berdasarkan SOP, baik dalam membuat surat, pelayanan di UGD, farmasi dan sanitasi," ungkapnya.
Katanya sarana di dua puskemas tersebut sudah memenuhi syarat karena menggunakan fasilitas dan teknologi terbaru.
Kedua puskemas tersebut layak karena memiliki lebih dari 29 tenaga kesehatan yang disyaratkan.
"Hanya kita tak memiliki tenaga admintrasi profesional. Semua dikerjakan tenaga medis secara rangkap. Tenaga perawat, bidan dan sanitasi juga masih perlu ditambah," terangnya.
Proses akreditasi tersebut berdasarkan Permenkes nomor 75 tahun 2014 yang mengatur tentang peningkatan mutu pelayanan.
"Ini wajib bagi semua Puskemas. Tahun depan kita usulkan tiga Puskemas yakni Nuangan, Tutuyan dan Modayag Barat. Semua Puskemas wajib diakreditasi selambatnya 2019," terangnya.
Pihaknya pun menargetkan hasil akreditasi paripurna untuk dia puskemas. "Kalau pun turun hasilnya madya," ucapnya.
Dihari yang sama, dirinya melakukan evaluasi serapan anggaran yang masih rendah di tujuh puskemas. Ketujuh puskemas mendapatkan dana sekitar Rp 10 miliar.
"Puskemas Nuangan serapan baru 41 persen, Mooat 44 persen, Modayag 35 persen, Tutuyan 47 persen, Buyat 41 persen, Kotabunan 50 persen, Modayag Barat 43 persen," ucapnya.