Minggu, 12 April 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Turis Bule Minta Anjing Digantung, Dibakar Hidup-hidup, Lalu Direkam, Pedagang Tomohon Geger!

"Jadi dia (warga asing) meminta agar anjing itu dibakar hidup-hidup," kata pedagang pasar ektrem Tomohon.

Penulis: Ryo_Noor | Editor: Fransiska_Noel
TRIBUN MANADO/FERDINAND RANTI
Pedagang menjual daging anjing dan ular di Pasar Tomohon 

Laporan Wartawan Tribun Manado, Ryo Noor

TRIBUNMANADO.CO.ID, TOMOHON - Pasar Ekstrem di Kawasan Pasar Beriman Kota Tomohon acapkali mengundang kontroversi.

Keberadaan Pasar ini sering diprotes kaum pecinta binatang, belum lagi kontroversi perdagangan satwa langka seperti Yaki dan Kuskus, meski kenyataannya hewan itu sudah sering absen di lapak pedagang.

Pasar ekstrem kerap dikunjungi turis mancanegara. Bahkan kata Vander Koloay, salah seorang pedagang daging ekstrem hampir tiap hari turis asing yang datang.

Berbagai ekspresi turis ketika menyaksikan lapak daging ekstrem. Kata Vander, ada yang raut wajahnya masam, ada ang menangis, namun ada yang malah nampak senang.

Vander berkisah pernah didatangi seorang Bule yang tak kuasa menahan air mata kala menyaksikan Anjing yang terkunjung dalam kandang besi.

Nasib Anjing itu tinggal tergantung konsumen. Jika datang order, maka pedagang akan langsung mengeksekusi.

Pedagang biasa memukul hewan seperti Anjing dan kucing di kepala, sesudah itu dibersihkan dengan cara dibakar bulu halusnya.

Cara itu dianggap kejam, kata Vander, si Bule tergugah sehingga rela mengeluakan uang pribadi untuk membeli anjing-anjing tersebut kemudian dilepaskan.

"Karena sudah dibayar, anjing-anjing di dalam kandang dilepas, tapi dibawa agak jauh sedikit dari pasar kemudian dilepas," kata dia.

Namun tak semua penyayang binatang, Vander mengatakan, pernah muncul seorang warga asing yang meminta hal aneh ke pedagang.

"Jadi dia (warga asing) meminta agar anjing itu dibakar hidup-hidup," kata dia.

Seingat Vander, Si Bule itu mengeluarkan uang Rp 400 ribu untuk membayar seekor anjing.

Atas permintaan pengorder, Anjing pun digantung dilehernya, kemudian kakinya diikat dengan kawat. Masih dalam keadaan hidup anjing dibakar

"Saya ngeri juga lihat seperti itu, tapi dia(warga asing) malah senang, di foto, direkam pakai video. Mungkin mau diperlihatkan ke teman-temannya," ujar Vander menerka kelakuan si Bule.

Tak hanya sekali, kata Vander, Si Bule datang dua kali dan melakukan hal yang sama.

Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved