Pembiayaan BCA Finance dan MTF Tumbuh Dua Digit
Kinerja beberapa multifinance di bidang otomotif hingga kuartal III tahun ini masih tumbuh dua digit.
TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Kinerja beberapa multifinance di bidang otomotif hingga kuartal III tahun ini masih tumbuh dua digit. Padahal pembiayaan rata-rata industri diperkirakan hanya tumbuh 1% alias stagnan.
Roni Haslim, Presiden Direktur PT BCA Finance menjelaskan, total pembiayaan baru (new booking) hingga akhir September 2016 sebesar Rp 22,9 triliun. Nilai ini tumbuh 16,6% dibandingkan periode sama tahun lalu.
"Kalau dilihat dari aset buku sendiri, kami tidak bertumbuh terlalu besar. Sebagian tumbuh di aset joint financing dengan BCA," katanya, Senin (3/10).
Roni beranggapan, pertumbuhan tersebut lantaran bunga yang kompetitif dibanding perusahaan lain. Selain itu, BCA Finance juga diperkuat dengan 55 kantor cabang di seluruh Indonesia. Terakhir, BCA Finance meresmikan kantor cabang di Kupang.
Hingga akhir 2016, BCA Finance tak memiliki strategi khusus mempertahankan posisi puncaknya sebagai pelaku pembiayaan mobil baru. Multifinance ini hanya melanjutkan program bunga murah yang diklaim telah turun lagi 50 basis poin.
Hingga akhir tahun ini, BCA Finance berambisi mengantongi total pembiayaan Rp 29 triliun. Artinya, BCA Finance masih memiliki pekerjaan rumah untuk mengucurkan kredit Rp 6,1 triliun selama tiga bulan mendatang.
Saat ini, portofolio pembiayaan BCA Finance terdiri atas 70% mobil baru dan sisanya 30% merupakan pembiayaan mobil bekas. Dari sisi pembiayaan, lebih dari 90% merupakan pembiayaan mobil penumpang (passanger). Sisanya 10% pembiayaan mobil niaga atau komersial.
Nasib baik juga masih berpihak pada PT Mandiri Tunas Finance (MTF) . Per September 2016, anak usaha PT Bank Mandiri Tbk ini telah menyalurkan pembiayaan Rp 13,3 triliun. Meski jauh di atas pertumbuhan rata-rata industri, namun pertumbuhan pembiayaan MTF tak seagresif semester I-2016.
"Pertumbuhan pembiayaan per September 2016 year on year (yoy) 11,3%," ujar Presiden Direktur PT Mandiri Tunas Finance, Ignatius Susatyo Wijoyo.
Baik MTF maupun BCA Finance menunjukkan perlambatan pertumbuhan dibandingkan semester I-2016. Sekedar informasi, pertumbuhan pembiayaan MTF per akhir Juni 2016 mencapai 23,6%. Sementara pada periode sama,
BCA Finance menorehkan pertumbuhan 21%.
Saat ini, portofolio MTF 95% pembiayaan mobil baru. Sisanya pembiayaan mobil bekas dan multiguna usaha.(ktn/dina f)