Kasihan Pemuda Ini, Dituduh sebagai Doger Anjing Lalu Jadi Korban Amuk Warga, Padahal Dia Orang Baik

Pemuda asal Minahasa menjadi korban amuk warga Desa Tumaluntung, Kecamatan Kauditan, kabupaten Minahasa Utara, Selasa (4/10/2016).

Laporan Wartawan Tribu Manado Ferdinand Ranti 

TRIBUNMANADO.CO.ID, AIRMADIDI - Pemuda asal Minahasa menjadi korban amuk warga Desa Tumaluntung, Kecamatan Kauditan, kabupaten Minahasa Utara, Selasa (4/10).

Pria yang kemudian diketahui memiliki keterbelakangan mental ini dikeroyok secara beramai-ramai. Warga menuduh dia melakukan doger (pencurian anjing) di wilayah Tumaluntung.

Warga bergantian memukul pemuda tersebut, bahkan menelanjangi pria itu dan mengaraknya mengelilingi desa sembari memegang anjing yang diduga barang bukti pencurian.

Bersyukur polisi segera  tiba di lokasi, namun pemuda itu sudah korban dalam keadaan babak belur, akibat dikeroyok oleh warga.

Kepada Tribun Manado, Kapolres Minut AKBP Eko Irianto mengatakan pria itu bukanlah pencuri anjing.

"Ia bukan pelaku pencurian anjing. Pemuda itu mengalami keterbelakangan mental," katanya.

Eko menambahkan, saat itu, anjing yang jadi biang warga main hakim sendiri ini berada di lokasi kejadian setelah ditabrak oleh mobil.

"Karena pemuda ini ada di lokasi, bertepatan anjing itu ditabrak kemudian diamuk warga," katanya.

Pihaknya kemudian membawa pemuda berkulit putih itu ke rumah sakit. "Sudah dibawa kerumah sakit dan dipulangkan kepada warga," ujarnya.

Kapolres pun meminta kepada warga untuk tidak main hakim sendiri. "Pelajari kejadian terlebih dahulu dan laporkan ke kepolisian, jangan main hakim sendiri," tegasnya.

Penulis: Ferdinand_Ranti
Editor:
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved