Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Tribun Manado TV

Rapat Forkopimda Boltim Libatkan Pemerintah Desa

Ratusan aparat desa menghadiri rapat Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim), Sulawesi Utara.

Penulis: Aldi Ponge | Editor:

Laporan Wartawan Tribun Manado, Aldi Ponge

TRIBUNMANADO.CO.ID, TUTUYAN - Ratusan aparat desa menghadiri rapat Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim), Sulawesi Utara, pada Senin (3/10/2016).

Para aparat desa, sangadi, BPD dan tokoh masyarakat mendengarkan pemaparan kondisi daerah secara bergantian oleh Bupati Boltim Sehan Landjar, Ketua Kepala Kejaksaan Tinggi Kotamobagu Dasplin, Kepala Kepolisian Resor Bolmong AKBP William Simanjuntak, Komandan Kodim Bolmong Sampang Sitohang, Kepala Pengadilan Negeri Kotamobagu dan Ketua DPRD Boltim Marsaole Mamonto.

Bupati Boltim Sehan Landjar mengungkapkan rapat forkopimda tersebut dirangkaikan dengan evaluasi pemerintahan dan kemasyarakatan di Boltim.

Sehingga dihadirkan semua komponen masyarakata agar mengetahui kondisi daerah tersebut.

"Forkopimda memiliki tujuan untuk memaksimalkan fungsi koordinasi antara unsur forkopimda dalam pelaksanaan pembangunan dan penyelesaian masalah aktual di daerah," jelasnya.

Forkopimda sebagai pusat pengendalian krisis di daerah.

Sehingga perlu menggelar rapat secara rutin sebulan sekali.

"Inisiatif bisa datang dari bupati, Kapolres, dandim atau Pimpinan Forkopimda lainnya agar masalah aktual bisa ditangani dengan baik," bebernya.

Dia menyinggung penanggulangan narkoba yang mulai marak dan rencana pelaksanaan pemilihan kepala desa secara serentak di Boltim.

"Sistem pelaporan yang cepat ke Forkopimda harus terjadi," ucapnya.

Sehan mengungkapkan ada delapan poin penting yang dibahas dalam rapat tersebut seperti antisipasi perkembangan kelompok radikal, penggunaan knalpot racing yang mengganggu masyarakat.

Selain itu persoalan yang terjadi antara masyarakat Buyat dan Ratatotok, Mitra.

Penambahan personil untuk pengamanan laut Boltim.

"Antisipasi perambahan hutan, percepatan pengentasan kemiskinan, maraknya tambang rakyat tanpa ijin serta mengantisipasi stabilitas keamanan dalam rangka pilsang serentak," jelasnya.

Sumber: Tribun Manado
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved