Stan Pasar Murah Disperindagkop-PM Diserbu Warga
Maria Mokodompit (52), lebih memilih pasar murah yang digelar Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi.
Penulis: Handhika Dawangi | Editor: Lodie_Tombeg
TRIBUNMANADO.CO.ID, KOTAMOBAGU - Maria Mokodompit (52), lebih memilih pasar murah yang digelar Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi dan Penanaman Modal (Disperindagkop-PM) Kotamobagu. Padahal ada enam stan lainnya yang dibuka lima Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di Lorong Talaga Kelurahan Gogagoman, Kamis (22/9) pukul 09.00 Wita.
Total stan ada tujuh unit yang dibuka dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-3 kepemimpinan Wali Kota Kotamobagu Hj Tatong Bara dan Wakil Wali Kota Hi Jainuddin Damopolii.
"Saya sengaja datang ke sini untuk membeli bahan di pasar murah," ujar Maria, Kamis (22/9).
Adapun stan tersebut di antaranya pelayanan kesehatan gratis oleh Dinas Kesehatan,
Perpustakaan oleh Kantor Perpustakaan dan Arsip, Pasar Murah oleh Disperindagkop-PM,
Pelayanan Perizinan oleh KPTSP
Pelayanan Pembuatan Kartu AK-1, oleh Dinsosnaker, Pos P2TP2A dan Pelayanan KB oleh BPMD, PP, dan KB.
Selain Maria, pantauan Tribun Manado di lokasi, paling banyak masyarakat itu mengantre di stan pasar murah. Sebagian lainnya ke stan pelayanan kesehatan gratis Dinas Kesehatan dan stan pelayanan KB BMPD,PP, dan KB.
"Masyarakat yang datang berobat tadi ada sekitar 100 orang," ujar Dahlan Mokodompit, Kabid Promkes Dinas Kesehatan.
"Tadi yang datang untuk pelayanan KB itu ada sekitar 50 orang," ujar Kabid KB Hasriati Assi.
Untuk stan lainnya masyarakat yang datang hanya satu sampai lima orang saja. Yang paling banyak itu memang masyarakat datang untuk pasar murah. Tadi setelah dibuka oleh wali kota pukul 09.30 hingga 14.00 semua barang ludes terjual.
"Ada 350 masyarakat sebagai pembeli yang datang. Namun meski demikian sebelumnya pasar murah barangnya tidak mencukupi kali ini ada tersisa kemudian kita langsung jual ke masyarakat yang tidak datang ke pasar murah," Kabid Perdagangan Bambang Mardianto.
Bambang mengatakan tahun ini pihaknya sudah melaksanakan pasar murah sebanyak empat kali.
"Sebelumnya di Kotamobagu Selatan, Kotamobagu Utara, Kotamobagu Timur, dan kali ini bertepatan dengan HUT kepemimpinan TB Jadi kita laksanakan di Kotamobagu Barat," ujar Bambang.
Wali Kota Tatong Bara usai meninjau pelaksanaan pelayanan terpadu tersebut, mengatakan, ini untuk mengklarifikasi ke lapangan apakah kegiatan dijalankan dengan baik dan dirasakan oleh masyarakat.
"Kepemimpinan kita sudah tiga tahun, saat ini kita lakukan klarifikasi ke lapangan apakah semua program dijalankan dan dirasakan oleh masyarakat," ujarnya. *
HARGA BAHAN
* Tepung Terigu disediakan sebanyak satu ton dijual Rp 5000 per kilogram, setiap pembeli maksimal empat kilogram
* Beras Serayu disediakan tiga ton dengan harga Rp 30 ribu per lima kilogram per orang
* Minyak Bimoli disediakan sebanyak 1900 liter, dijual dengan harga Rp 20 ribu per botol yang berisi dua liter, per orang
* Gula disediakan sebanyak dua ton, dijual dengan harga Rp 9 ribu per kilogram maksimal empat kilogram per orang
* Telur disediakan sebanyak 9000 butir, dengan harga Rp 25 ribu per bak per orang
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/pasar-murah_20160815_152555.jpg)