Renungan Minggu

Renungan Minggu: Ketulusandan Kecakapan

Gambaran pemimpin sebagai gembala identik dengan: kelembutan, perhatian, kepekaan, perlindungan dan pembari makan bagi domba-domba.

Renungan Minggu: Ketulusandan Kecakapan
net
Ilustrasi 

Pdt John J Goni MA
Gembala Gereja Gerakan Pentakosta Pinkster Beweging

TRIBUNMANADO.CO.ID - 'DIPILIH-NYA Daud, hamba-Nya, diambil-Nya dia dari antara kandang-kandang kambing domba; dari tempat domba-domba yang menyusui didatangkan-Nya dia, untuk menggembalakan Yakub, umat-Nya, dan Israel, milik-Nya sendiri. Ia menggembalakan mereka dengan ketulusan hati-Nya, dan menuntun mereka dengan kecakapan tangannya,' Mazmur 78:70-72 TB adalah ayat yang menjadi bahan perenungan kita kali ini.

Yang dimaksud dengan Ketulusan Hati adalah Integritas. Gambaran pemimpin sebagai gembala identik dengan: kelembutan, perhatian, kepekaan, perlindungan dan pembari makan bagi domba-domba. Integritas juga berarti berperang pada ketaatan moral maupun kode ethik secara tegas; lengkap; utuh; satu kesatuan dalam hati dan pebuatan; jujur.

Kebenaran tentang integritas bisa dibagi dalam dua poin. Yang pertama adalah membangun kepercayaan. Seperti yang tertulis dalam 1 Korintus 4:2 yang berbunyi: 'Yang akhirnya dituntut dari pelayan-pelayan yang demikian ialah, bahwa mereka ternyata dapat dipercayai'.

Ayat yang mengatakan mengenai kepercayaan juga bisa dibaca dalam Amsal 28:20a yang berbunyi 'Orang yang percaya mendapat banyak berkat'.

Sedangkan poin yang kedua adalah memberi pengaruh. Dalam 1 Samuel 3:19-20 berisi: 'Dan Samuel makin besar dan Tuhan menyertai dia dan tidak ada satu pun dari firman-Nya itu yang dibiarkan-Nya gugur.

Maka tahulah seluruh Israel dari Dan sampai Bersyeba, bahwa kepada Samuel telah dipercayakan jabatan nabi Tuhan.

Tugas gembala bukan hanya pendeta, tetapi juga kita semua yang adalah umat-Nya.

Kita dapat melakukan pengembalaan kepada siapa saja termasuk orang-orang terdekat kita.

Semoga kita dapat menjadi gembala-gembala yang memiliki ketulusan dan kecapakan tentunya dengan tanpa henti meminta hikmat dari Tuhan.

Biarkan Roh Kudus yang menuntun kita untuk menjadi berkat bagi sesama. Amin. (*)

Editor: Rine Araro
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved