Breaking News
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Remaja 15 Tahun Mengusulkan Emoji Jilbab

Seorang remaja Saudi yang tinggal di Berlim mengusulkan ranacngan emoji jilbab.

Penulis: | Editor:
NET
Rayouf Alhumedhi menginginkan emoji untuk mewakili wanita muslim yang mengenakan jilbab 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Seorang remaja Saudi yang tinggal di Berlim mengusulkan ranacngan emoji jilbab.

Dikutip dari laman Newser.com, Jumat (15/9), Rayouf Alhumedhi, gadis berusia 15 tahun itu telah mengirimkan proposalnya kepada The Unicode Consortium, sebuah perusahaan non-profit yang mengulas dan mengembangkan emoji baru. Idenya itu mendapatkan dukungan dari pendiri forum diskusi online Reddit, Alexis Ohanian. Jika proposal tersebut disetujui, maka emoji jilbab racangannya akan tersedia pada tahun 2017 mendatang.

Rayouf bercerita, selama dia berada di grup chatting bersama teman-temannya, dirinya menyadari tidak ada emoji untuk mewakili dirinya yang merupakan seorang wanita yang mengenakan jilbab. Setelah dia membaca artikel tentang emoji, dia kemudian menulis email tentang idenya untuk Unicode.

Pihak Unicode menjawabnya dan menawarkan bantuan untuk menyusun proposal resmi.
“Saat ini, representasi sangat penting. Orang-orang ingin diakui, khususnya di dunia teknologi. Ini adalah hal besar. Emoji di mana-mana. Ada banyak wanita muslim di dunia ini yang mengenakan jilbab. Ini mungkin tampak sepele. Tapi itu akan berbeda ketika Anda melihat diri Anda pada keyboard di seluruh dunia. Setelah Anda mengalami itu, rasanya benar-benar hebat,” katanya.

Untuk meningkatkan dukungan, Tuan Ohanian berinisiatif menyelenggarakan diskusi online di Reddit yang diadakan setiap hari Selasa, di mana para pengguna Reddit bisa meminta Rayouf bercerita mengenai ide barunya.

Terkait hal ini, banyak reaksi yang timbul di masyarakat. Beberapa ingin melihat apakan mereka bisa terlibat dengan hal ini sementara yang lainnya mempertanyakan perlunya jilbab dan mengatakan hal tersebut sebagai bentuk penindasan terhadap perempuan.

Komite penyusunan berharap bisa menyajikan versi final dari proposal itu ke Unicode pada bulan November. (newser)

Sumber: Tribun Manado
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved