Investor Bangun Kawasan Wisata di Tanah Putih

Turis mancanegara tertarik mengunjungi objek wisata di Minahasa Utara. Terutama keindahan wisata bahari.

TRIBUNMANADO.CO.ID, AIRMADIDI - Turis mancanegara tertarik mengunjungi objek wisata di Minahasa Utara. Terutama wisata bahari yang menawarkan keindahan yang tidak dimiliki daerah lain.

Sektor wisata tak luput dari perhatian investor asing. Beberapa investor ingin mengembangkannya.

Bupati Minut, Vonnie A Panambunan, Rabu (14/9), menerima Pak Teguh, perwakilan komisaris sebuah perusahan di ruang kerjanya.

Teguh didampingi oleh konsultan pariwisata asal Singapura dan Inggris. Pada pertemuan dengan Bupati dan Camat Likupang Barat Alfret Pusungula, Teguh menyerahkan maket master plan kawasan pariwisata yang akan dibangun nanti.

Tim yang berjumlah delapan orang ini juga memaparkan gambaran pariwisata yang akan di kembangkan di Kecamatan Likupang Barat.

Kawasan pariwisata ini akan dibangun di lahan 150 hektare yang mencakup tiga desa, yaitu Paputungan, Jayakarsa dan Tanah Putih.

"Pemerintah sangat mendukung rencana investasi ini, asalkan dikerjakan dengan sungguh sungguh. Untuk investasi seperti ini tentunya kami sangat welcome, pemerintah akan ikut membantu," ujar VAP.

Menurut Teguh, rencana pembangunan kawasan wisata di Likupang Barat ini akan dimulai tahun depan. "Dengan bantuan pemerintah Kabupaten Minut, kami berencana mulai membangun tahun depan. Rencananyan kami akan menyerap 60 persen tenaga kerja lokal selebihnya dari luar daerah," katanya.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Minut, Femmy Pangkerego, saat dihubungi menyambut baik usaha investasi ini. "Rencana pembangunan kawasan wisata ini tentunya akan semakin menaikan posisi tawar pariwisata di Minut. Hal ini akan membawa dampak yang luar biasa bagi perkembangan pariwisata Minut," kata Pangkerego. *

Penulis: Ferdinand_Ranti
Editor: Lodie_Tombeg
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved