Sehan Mokoapa: Tak Ada Kaitan dengan G30S PKI

"Jadi saya kira 30 September waktu yang tepat, ketika penjabat kepala daerah dilantik Mendagri," ungkap mantan wakil Bupati Bolmong ini.

Sehan Mokoapa: Tak Ada Kaitan dengan G30S PKI
TRIBUN MANADO/ALDI PONGE
TEKEN BERITA ACARA - Wakil ketua DPRD Sehan Mokoapa Mokoagow menandatangani berita acara penetapan prolegda disaksikan Sekda Boltim Muhammad Assagaf dan Sekwan Husain Mamonto, Senin (11/1). 

TRIBUNMANADO.CO.ID, TUTUYAN - Tokoh Pemekaran Boltim, Sehan Mokoapa Mokogow mengatakan suatu daerah dinyatakan otonom jika terdapat wilayah, masyarakat dan pemerintahan.

Sebab itu, ia cenderung memilih tanggal 30 September 2007 saat pelantikan penjabat bupati dan peresmian kabupaten sebagai hari jadi Kabupaten Boltim.

"Kita kembali ke undang-undang. Suatu daerah dinyatakan otonomi apabila ada wilayah, masyarakat dan pemerintah.

"Jadi saya kira 30 September waktu yang tepat, ketika penjabat kepala daerah dilantik Mendagri," ungkap mantan wakil Bupati Bolmong ini.

Menurut dia, tak ada kaitannya dengan G30S PKI. Hari tersebut justru merupakan hari kemenangan negara terhadap pemberontakan.

"Ini hari kemenangan bangsa kerena pemberontakan mampu dilawan. Walaupun ada jenderal yang meninggal dunia. Namun, lahirnya Boltim adalah suatu peristiwa hukum," jelas Wakil Ketua DPRD Boltim ini

Tak mudah mengubah suatu peristiwa hukum, kecuali atas kesepakatan semua komponen masyarakat.

"Ini perda inisiatif DPRD sejak periode sebelumnya, tapi tak tuntas. Sekarang kita kerja sama dengan akademisi dan Kanwil Kemenkumham. Drafnya sudah siap tinggal diatur jadwalnya untuk dibahas," ungkapnya. (aldi ponge)

Penulis: Aldi
Editor: Edi Sukasah
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved