Anggaran Perjalanan Dinas Bisa Dipantau, DPPKAD Kotamobagu Ambil 2 Aplikasi Bandung
Kepala DPPKAD Kotamobagu Rio Lombone mengatakan, dampak penggunaan dua aplikasi tersebut, pemerintah daerah bisa menghemat hingga ratusan juta.
Penulis: Handhika Dawangi | Editor:
TRIBUNMANADO.CO.ID, KOTAMOBAGU - Dinas Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (DPPKAD) Kotamobagu akan mengambil dua aplikasi dari total 295 aplikasi milik Kota Bandung.
"Setelah melihat daftar aplikasi yang dimiliki Kota Bandung, kami akan ambil dua saja, yakni aplikasi analisis standar biaya dan aplikasi aset online," ujar Helfrits Lahimade, staf teknologi informasi DPPKAD Kotamobagu, Selasa (13/9).
Kepala Seksi Anggaran Bidang Anggaran DPPKAD ini menilai, dua aplikasi tersebut cocok digunakan oleh pihaknya. Dia mencontohkan, dengan menggunakan aplikasi analisis standar biaya, maka akan membantu dalam penyusunan rencana kerja anggaran (RKA).
"Standar biaya umum perjalanan dinas, misalnya, bisa diketahui dengan aplikasi tersebut," ujar Helfrits.
Kepala DPPKAD Kotamobagu Rio Lombone mengatakan, dampak penggunaan dua aplikasi tersebut, pemerintah daerah bisa menghemat hingga ratusan juta.
"Dengan aplikasi itu, kita bisa menganalisis kegiatan nonfisik. Contoh, kegiatan sosialisasi berapa kebutuhan makan minum yang seharusnya dapat diketahui dengan pasti. Selama ini sebagian besar untuk makan dan minum dianggarkan tidak pasti," ujar dia.
Untuk melakukan perjanjian kerja sama sebagai tindaklanjut dari nota kesepahaman atau memorandum of understanding (MoU) beberapa waktu lalu dengan Kota Bandung, Rio akan mengirimkan seorang stafnya ke Bandung.
Penelusuran Tribun Manado, masih banyak aplikasi yang dimiliki Kota Bandung bisa dimanfaatkan oleh satuan kerja perangkat daerah (SKPD). Bukan hanya DPPKAD, tapi juga SKPD lainnya.
"Kepada SKPD lain silakan melihat aplikasi dalam list yang ada. Mana yang berkaitan dengan masing-masing SKPD," ujar Rio.
Aplikasi-aplikasi itu bisa dilihat di dalam jaringan (daring) dengan alamat situs repositoryapps. bandung. go.id. Di dalamnya ada 295 aplikasi.
Di antaranya, E-Parking, E-Payment Trans Metro Bandung, GIS Fasilitas perlengkapan jalan, dan online pengujian kendaraan bermotor. (handhika dawangi)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/aplikasi_20160913_224143.jpg)