Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Sisa Material Bambu yang Terbakar Nyaris Ikut Membakar Masjid Raya Baitul Makmur

Membesarnya api pada pembakaran material sisa penggunaan bambu hingga mencapai lantai dua dan nyaris membakar Masjid Raya Baitul Makmur.

Penulis: Handhika Dawangi | Editor:
NET
Pembangunan Masjid Raya Baitul Makmur 

Laporan wartawan Tribun Manado Handhika Dawangi

TRIBUNMANADO.CO.ID, KOTAMOBAGU -  Membesarnya api pada pembakaran material sisa penggunaan bambu hingga mencapai lantai dua dan nyaris membakar Masjid Raya Baitul Makmur (MRBM) Kota Kotamobagu yang sedang dibangun Jumat (26/8) pukul 23.30 wita, menjadi perhatian serius pemerintah Kotamobagu.

Memang tindak cepat petugas pemadam kebakaran Dinas Tata Kota Kotamobagu perlu diapresiasi. Saat kejadian tidak sampai 10 menit, tiga truk langsung diterjunkan dan mengepung si jago merah yang mulai mengganas. Api pun bisa dipadamkan.

"Api berasal dari material bambu di depan masjid yang terbakar dan membesar. Namun petugas damkar yang begitu cepat datang langsung memadamkannya," ujar Kadis Tata Kota Irawan Bambang Ginoga saat itu.

Namun peran aktif kontraktor diingatkan kembali oleh pemkot dalam hal ini Bagian Kesejahteraan Sosial Kotamobagu.

"Ini menjadi perhatian serius, karena meski hanya sisa material bambu yang terbakar tentu akan sangat berbahaya jika sudah merembet ke bagian lain masjid. Pihak kontraktor seharusnya tidak boleh lalai," ujar Adin Mantali Kabag Kesos, Minggu (28/8) pagi kepada Tribun Manado.

Lanjut Adin, pihaknya telah mengingatkan langsung kepada pihak penyedia, sampai kepala tukang agar teliti dalam hal apapun saat melakukan sesuatu dalam lingkungan masjid.

"Kalau ada sisa-sisa bahan yang mau dibersihkan seperti membakar itu harus dijaga, hingga selesai dan diperhatikan apakah masih ada api atau tidak. Seperti yang terjadi kan menurut pengakuan pekerja disana, memang sengaja dibakar namun sudah dimatikan dengan disiramkan air. Tetapi kemudian api kembali muncul diluar pengawasan. Itu saya tegaskan jangan sampai terjadi kedua kalinya," ujarnya.

Selain mengingatkan kewaspadaan dalam membersihkan sisa material bahan bangunan masjid, Adin juga mengingatkan agar penjagaan masjid harus diperhatikan.

"Didalam masjid itu sudah ada banyak material. Harus dijaga siang dan malam. Saat ini sudah ada dua pos. Di bagian depan dan belakang saya lihat belum disiagakan pengamanan. Untuk itu saya minta agar menyiagakan orang untuk berjaga di dua pos," ujarnya.

Kejadian yang nyaris membakar masjid kebanggaan masyarakat Kotamobagu tersebut membuat masyarakat panit dan status media sosial dihiasi dengan kejadian tersebut.

Sumber: Tribun Manado
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved