Apotek Swasta di Bolsel Jarang Beroperasi

Apotek swasta di Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel) jarang beroperasi. Dokter lebih membeli ke Kotamobagu.

Apotek Swasta di Bolsel Jarang Beroperasi
NET
Ilustrasi

TRIBUNMANADO.CO.ID, MOLIBAGU - Apotek swasta di Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel) jarang beroperasi, sehingga dokter pun lebih membeli ke Kotamobagu.

Hal ini diungkap Sekretaris dinas kesehatan (dinkes) Bolsel Ida Bagus Winaya, bahwa dokter swasta kadang membeli di apotek milik masyarakat.

"Apotek di rumah sakit sudah menunjang pasien. Stok juga lebih banyak di rumah sakit," ujarnya.

Di apotek swasta kata Winaya, stok obat sangat terbatas. Namun Dinkes belum memiliki strategi untuk mengatasi masalah itu.

"Kami hanya bisa membantu memberi pemahaman kepada masyarakat soal pentingnya apotek. Kami prihatin dan kami ingin membantu apotek yang kalah bersaing tapi itu juga karena pengaruh dokternya," katanya.

Dokter di Bolsel kata Winaya masih jarang yang berpraktek swasta. Dokter banyak yang berlatar belakang Pegawai Negeri Sipil (PNS).

"Ada 13 dokter PNS di rumah sakit. Hanya ada beberapa dokter yang praktek sendiri seperti dokter gigi Sri, dokter perdana, Dokter Sri Pakaya, Dokter Fadli, dokter Debi (di Pinolosian)," katanya.

Apotek swasta katanya juga belum menjalin kerja sama dengan dokter. Karena itu, bisnis apotek belum menjanjikan.

"Ini seperti kerakap tumbuh di atas batu. Mati segan hidup tak mau," ujarnya.

Penulis: David_Manewus
Editor: Susanto_Amisan
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved