Poli Nilai Pemotongan Anggaran Persulit Daerah
Rencana pemerintah pusat memotong anggaran daerah disikapi bijak oleh Pemerintah Kota Tomohon.
Penulis: Ryo_Noor | Editor:
Laporan wartawan Tribun Manado Ryo Noor
TRIBUNMANADO.CO.ID, TOMOHON - Rencana pemerintah pusat memotong anggaran daerah disikapi bijak oleh Pemerintah Kota Tomohon.
Sekretaris Kota Tomohon Arnold Poli menilai, mau tak mau Pemerintah daerah harus menyesuaikan kebijakan pusat meski kenyataannya nanti akan berpengaruh pada program yang sudah disusun Pemda.
"Jika anggaran dipotong jelas berpengaruh, program yang sudah disusun kemungkinan bisa tidak terealisasi," kata Poli kepada Tribun Manado.
Apalagi Pemkot Tomohon cukup optimis dalam memproyeksikan APBD Kota Tomohon tahun 2016 hingga naik Rp 60 miliar.
Jika pemotongan dilakukan Poli mengungkapkan, program lain terpaksa harus dieliminasi, karena tetap harus menyesuaikan dengan dana yang diperoleh dari pusat.
"Lain-lain mungkin dipotong kita bisa menyesuaikan, tapi kalau hak normatif seperti gaji atau tunjangan sepertinya sulit diterima," ungkap pria yang juga Ketua Aliansi Guru Indonesia Sulut ini.
Sejauh ini memang belum ada perkembangan informasi mengenai pemotongan anggaran, Pemkot masih menunggu informasi selanjutnya.