Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

115 CPNS Boltim Segera Mendapat SK

Sebanyak 115 Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) hasil seleksi 2014 selesai mengikuti Diklat prajabatan, pada Jumat (26/8).

Penulis: Aldi Ponge | Editor:
TRIBUNMANADO/ALDI PONGE
Bupati Sehan Landjar melepas tanda peserta diklat prajabatan golongan III sebagai tanda berakhirnya kegiatan tersebut. 

Laporan wartawan Tribun Manado Aldi Ponge

TRIBUNMANADO.CO.ID, TUTUYAN -Sebanyak 115 Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) hasil seleksi 2014 selesai mengikuti Diklat prajabatan, pada Jumat (26/8).

Kepala Badan Diklat dan Kepegawaian Daerah (BKDD) Boltim, Darwis Lasabuda melalui Bidang Diklat, Wenadi Apande mengatakan diklat prajabatan untuk membentuk PNS yang disiplin, memiliki loyalitas, profesional, dan memiliki pengetahuan serta wawasan sebagai pelayan masyarakat.

"Ada sebanyak 115 peserta yang ikut, satu diantaranya PNS Boltim. Mereka akan mengikuti kegiatan selama 33 hari dengan sistem klasikal dan non klasikal. Semua dibiayai pemda dengan anggaran Rp 580 juta," terangnya.

Peserta menerima berbagai materi seperti akuntabilitas PNS, nasionalisme, etika publik, anti korupsi. Selama kegiatan, peserta dinilai keaktifannya, moral, disiplin, dan hasil seminar laporan aktualisasi.

"Peraih nilai tertinggi untuk angkatan satu yakni Jefri Utina, Angkatan dua yakni Abraham Solang dan Angkatan tiga yakni Nia Purwandari," bebernya.

Bupati Boltim Sehan Landjar dalam sambutannya mengatakan diklat prajabatan wajib diikuti CPNS untuk menjadikan aparatur yang tangguh, memiliki etos kerja, dedikasi dan berintegritas. Dia berharap para CPNS tersebut akan siap menghadapi tantangan. "Bulan ini atau bulan depan saya akan tandatangan SK," ucapnya

Katanya diklat prajabatan sebagai proses yang wajib diikuti sebagai prasyarat untuk menjadi PNS dan kewajiban bagi PNS dalam rangka pengembangan diri sebagai aparatur pemerintah.

"PNS mempunyai peran besar dalam keberhasilan penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan. Sehingga dituntut untuk berperilaku baik, memiliki ketaatan dan kepatuhan, bermoral dan bermental baik serta profesional," tegasnya

Dia berharap usai mengikuti diklat prajabatan ada perubahan minset pada PNS, demi mewujudkan pelayanan prima bagi masyarakat. "Kegiatan ini dalam rangkah membangun karakter dan mewujudkan aparatur yang berperilaku baik, berintegritas dan beretika," katanya.

Selain itu, dia meminta agar para PNS tersebut menjadi aparatur yang produktif dan inovatif. Sebab PNS sebagai unsur utama yang memiliki peran menetukan dalam penyelenggaran pemerintahan dan pembangunan "PNS harus menjadi ujung tombak pembangunan dengan beriorentasi pada target pencapaian kinerja," ucapnya.

Sumber: Tribun Manado
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved