Lagi, Wakil Wali Kota Manado Temukan Izin Palsu di BP2T

Wakil Wali Kota Manado Mor Dominus Bastiaan kembali lagi menemukan surat izin palsu jenis Tanda Daftar Perusahan (TDP).

Tribun Manado
Mor Dominus Bastian 

Laporan wartawan Tribun Manado Felix Tendeken

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Wakil Wali Kota Manado Mor Dominus Bastiaan kembali lagi menemukan surat izin palsu jenis Tanda Daftar Perusahan (TDP).

Sebelumnya juga  Mor Bastian menemukan surat izin palsu jenis Izin Medirikan Bangunan (IMB).

Laporan tersebut diterima langsung dari Kepala Badan Pelayanan Perizinan Terpadu (BP2T) Kota Manado, Bismark Lumentut.

Uniknya dari informasi BP2T TDP palsu dibuat oleh oknum Pegawai Negeri Sipil (PNS) di luar lingkungan kantor perizinan tersebut. "Saya minta inspektorat untuk menelusuri dugaan tersebut. Mau PNS atau tenaga kontrak akan kita proses secara hukum. Laporannya sudah kami kirim ke Mapolresta Manado,"kata Mor Kecewa, Kamis (25/8) diruangnya.

Menurut dia aksi tersebut sudah sangat keterlaluan dan sudah terjadi berulang kali. Sebab itu perlu tindakan tegaskan agar ada efek jerah, sebab bisa saja sudah ratusan bahkan ribuan korban yang mengalami kerugian dengan aksi pemalsuan tanda tangan.

"Biar ada pembelajaran buat mereka yang suka membuat izin palsu. Sudah jelas yang palsu akan ketahuan,"katanya.

Dari penelusuran Wawali rata rata modus sang pemohon yaitu meminta tolonh untuk mengurus izin dengan tujuan mempercepat menggunakan uang. Karena ada kedekatan dengan petugas BP2T maka pelaku diinstansi lain memberanikan diri menerima dan memberi titipan ilegal dengan maksud yang sama.

"Ternyata kejadian titip menitip ini sudah sering kali terjadi, dan sudah menjadi kebiasaan,"katanya lagi.

Media diminta untuk membantu menginformasikan bahanya titip menitip dengan tujuan tersebut, baik kepada calo maupun PNS di lingkungan Pemerintah Kota Manado. Agar kedepan surat izin di urus sendiri karena tidak rumit seperti apa yang dibayangkan.

Apalagi saat ini sudah terfokus dalam satu sistim. "Kita akan proses secara hukum, untuk mengembalikan kepercayaan masyarakat terhadap badan tersebut,"kata Mor.

Informasi yang dirangkum oleh Mor yaitu pemalsuan tanda tangan Asisten Dua Bidang Perekonomian, Rum Usulu. Yang dilakukan dengan modus rapi oleh orang yang terkenal biasa melakukan hal yang sama.

Menanggapi hal tersebut secara terpisah Kaban BP2T Kota Manado Bismark Lumentut Mengatakan. Aksi tersebut secara tidak langsung merugikan dirinya, baik nama baik sebagai Kaban, terlebih kepercayaan masyarakat. Karena itu ia mempercayakan langkah tersebut kepada Wawali.

"Memang orang seperti itu harus di proses secara hukum. Tanda tangan saya berani di palsukan. Kalau berani berbuat harus berani bertanggung jawab,"tukas Lumentut.

Penulis:
Editor: Rine Araro
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved