Harumkan Nama Daerah di Tingkat Nasional, Pemkab Minsel Malah Cuek
Hari Ulang Tahun (HUT) kemerdekaan Republik Indonesia (RI) yang ke-71 menjadi hari yang sangat spesial bagi Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel).
Penulis: | Editor:
Laporan wartawan Tribun Manado Fionalois Watania
TRIBUNMANADO.CO.ID, AMURANG - Hari Ulang Tahun (HUT) kemerdekaan Republik Indonesia (RI) yang ke-71 menjadi hari yang sangat spesial bagi Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel), bagaimana tidak berbagai prestasi yang diraih membuat nama Minsel semakin dikenal di kancah nasional.
Sayangnya dari sejumlah prestasi yang banyak mengundang pujian dari kalangan masyarakat, berupa penghargaan terhadap Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Katouan asal Desa Poopo seakan-akan tak mendapat perhatian dari Pemerintah Kabupaten Minsel.
Kelompok yang terbentuk sejak 2014 lalu ini menerima penghargaan Gapoktan dan BP3K terbaik Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) dan meraih penghargaan di tingkat nasional tahun 2016 dan diserahkan langsung oleh Menteri Pertanian RI Andi Amran Sulaiman kepada Suryanto Pekan, selaku Ketua Gapoktan Katouan pada acara dalam rangkaian kegiatan HUT Kemerdekaan RI di Jakarta (16/8).
Rasa bangga sekaligus rasa kecewa dirasakan oleh Suryanto dikatakannya di Sulut hanya ada empat kabupaten yang mendapatkan penghargaan sesuai dengan bidangnya.
Dia berangkat bersama utusan daerah lain diantarannya daerah Bolaang Mangondow, kategori Penyuluh Pertanian Teladan, Bolaang Mangondow Utara kategori Petani Berprestasi, dan daerah Tomohon untuk kategori BP3K berprestasi.
"Rasa bangga tentu ada. Saya merasa terhormat bisa menerima penghargaan ini dan menerima langsung dari pak Menteri. Nama daerah Minsel ada di pundak saya ketika meraih prestasi ini. Namun sayangnya Pemkab Minsel seakan menutup mata," ujarnya.
Lebih jauh dia menjelaskan terpaksa menggunakan uang pribadi untuk biaya transportasi dan uang saku bersama seorang pendamping. Padahal berdasarkan surat uraian dari kementrian, biaya tersebut seharusnya ditanggung oleh Pemerintah Daerah masing-masing.
Lanjut Suryanto sudah berupaya menghubungi Kepala BP4K, Franky Tangkere untuk bertemu dengan Bupati Minsel, Christiany Paruntu tapi tak kunjung dipertemukan.
"Kami hanya berharap agar ada perhatian dari Pemkab Minsel terhadap potensi-potensi daerahnya. Semoga kedepan nasib kami diperhatikan dan dibantu oleh Pemkab Minsel sehingga dapat berkembang dengan baik. Toh jika kami berhasil yang diuntungkan adalah Pemkab sendiri," tutupnya mengakhiri pembicaraan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/ilutrasi-kelompok-tani_20160824_055812.jpg)