Kedatangan Tontowi dan Liliyana Bakal Disambut Mobil Damkar

Pasangan ganda campuran peraih medali emas Olimpiade Rio Brasil, Tontowi dan Liliyana akan disambut pakai mobil damkar.

Kedatangan Tontowi dan Liliyana Bakal Disambut Mobil Damkar
PBSI
Ganda campuran Indonesia Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir bersiap 

TRIBUNMANADO.CO.ID, JAKARTA- Pasangan ganda campuran peraih medali emas Olimpiade Rio Brasil, Tontowi dan Liliyana akan disambut pakai mobil damkar.

Rencanya Tontowi dan Liliyana akan tiba di Bandara Soekarno-Hatta, Selasa (23/8) besok, melalui Terminal 2.

Public Relation Manager PT Angkasa Pura II Haerul Anwar kepada Kompas.com menjelaskan, saat keduanya mendarat sekitar pukul 15.30 WIB nanti, akan ada semacam atraksi awal dari dua mobil pemadam kebakaran untuk menyambut pesawat yang mereka naiki.

"Pesawat Owi sama Butet (panggilan Tontowi dan Liliyana) nanti bakal disambut pakai mobil damkar. Air dari mobil damkar disiram menyilang dengan posisi berhadap-hadapan sambil pesawatnya lewat di tengah-tengah. Namanya water salute," katanya.

Water salute ini dilakukan sebagai bentuk apresiasi terhadap prestasi Tontowi/Liliyana yang berhasil membawa pulang medali emas dari cabang olahraga bulu tangkis di Olimpiade Rio, Brasil.

Setelah mendarat, Tontowi/Liliyana akan diantar menuju ke Terminal 3 New untuk disambut secara resmi oleh Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi dan awak media.

"Dari Terminal 3, baru diarak keliling Jakarta dan langsung ketemu Presiden Jokowi. Hari ini kami masih mau bahas soal pengaturan arus lalu lintasnya karena pasti beberapa tempat akan padat," tutur Haerul.

Di pertandingan final sebelumnya, pasangan Tontowi/Liliyana unggul atas pasangan ganda campuran Malaysia, Chan Peng Soon/Goh Liu Ying, dengan perolehan 21-14, 21-12.

Sebelum Tontowi/Liliyana, medali emas dalam cabang olahraga bulu tangkis di Olimpiade tercatat pernah didapat oleh Susy Susanti dan Alan Budi Kusuma (1992), Ricky Subagdja/Rexy Mainaky (1996), Tony Gunawan/Candra Wijaya (2000), Taufik Hidayat (2004), dan Hendra Setiawan/Markis Kido (2008)

Editor: Andrew_Pattymahu
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved