Tribun Travel

Berwisata Sambil Mencari Pengalaman Spiritual di Bukit Doa Pinaling Minsel

PERJUMPAAN T Walla dengan para hamba Tuhan pada 1997 membuat pria yang biasa disapa Walla itu membangun destinasi wisata rohani Bukit Pinaling.

Berwisata Sambil Mencari Pengalaman Spiritual di Bukit Doa Pinaling Minsel
TRIBUNMANADO/FIONALOIS WATANIA
Bukit Doa Pinaling 

Laporan wartawan Tribun Manado Fionalois Watania

TRIBUNMANADO.CO.ID, AMURANG -    PERJUMPAAN T Walla dengan para hamba Tuhan pada 1997 membuat pria yang biasa disapa Walla itu membangun destinasi wisata rohani Bukit Pinaling yang terletak di Amurang, Minahasa Selatan (Minsel), enam tahun kemudian.

Saat itu para pendeta yang menghampirinya tiba-tiba mengucapkan padanya bahwa Yerusalem Indonesia ada di Sulawesi Utara (Sulut). Pernyataan tersebut membuat pria yang berusia 74 tahun ini cukup kebingungan. Bahkan ia semakin bingung ketika para hamba Tuhan mengatakan bahwa dia tidak akan pensiun.

Benar saja, meskipun seharusnya dia pensiun pada 1998, dia kembali dilantik dan dipercayakan sebagai Sekretaris Direktorat Jendral Perhubungan Laut (Sesditjen Hubla) pada tahun itu.

Dibangun pada 2003, Bukit Doa Pinaling dibangun dengan konsep wisata rohani. Ada rangkaian "Jalan Sengsara" yang menggambarkan perjalanan penderitaan Kristus dari Yerusalem menuju bukit Golgota, dengan patung-patung yang menyerupai. Tak sedikit beberapa pengunjung yang mengeluarkan air mata karena dengan sungguh menghayati perjalanan kesengsaraan Yesus.

bukit-doa-pinaling1_20160821_091555.jpg
Bukit Doa Pinaling

Beberapa patung memiliki papan yang menjelaskan tentang peristiwa kesengsaraan. Salib kayu berada di posisi paling tinggi, dengan patung Bunda Maria yang memeluk tubuh Tuhan Yesus di bagian bawah.

bukit-doa-pinaling2_20160821_091626.jpg
Bukit Doa Pinaling

Susunan batu-batu yang tidak beraturan namun terkonsep natural membuat Anda tidak akan pernah bosan memandang pemandangan bukit doa ini.

Tak hanya patung-patung, batu-batu yang disusun sedemikian rupa dengan warna yang lebih dari satu ini membuat mata Anda lebih segar. Suara gemericik air dari beberapa air terjun yang mengalir serta sungai yang terletak di bagian paling bawah membuat batin Anda semakin tenang. Belum lagi bunga-bunga yang sengaja ditanam untuk mempercantik suasana.

bukit-doa-pinaling3_20160821_091705.jpg
Bukit DOa Pinaling

Tempat ini sangat cocok bagi Anda yang ingin mencari pengalaman spiritual sambil berwisata. Menurut Walla, bukit doa tersebut adalah hadiah Tuhan untuk keluarganya.

"Saya ingin bersaksi bagi sesama lewat tempat ini. Tempat yang bisa membuat mereka kembali pada Tuhan. Tempat yang membuat banyak orang mengingat akan pengorbanan Yesus. Bukit doa ini adalah cerminan dari pertobatan dan keikhlasan," kata dia.

Dari satu hektare, lokasi kedua dan ketiga bisa didapatkan hingga memiliki luas sekitar lebih dari 10 hektare dengan harga Rp 75 juta. Akibat pembangunan ini ia mengaku sempat tertuduh menggunakan dana korupsi untuk membangun lokasi tersebut bahkan sempat dipenjarakan selama tujuh tahun. Namun isteri dari Martina Walla ini membantah tegas.

bukit-doa-pinaling4_20160821_091749.jpg
Bukit Doa Pinaling

"Ketika Tuhan membuka jalan, berkat akan mengalir. Saya mendapatkan banyak bantuan entah itu dana ataupun lainnya dari mereka yang ikhlas membantu menbangun tempat ini," ujarnya.

bukit-doa-pinaling5_20160821_091741.jpg
Bukit Doa Pinaling

Tempat yang berjarak sekitar lima Kilometer dari jalan raya Manado-Amurang ini memiliki beberapa fasilitas, di antaranya gereja, tempat penginapan, aula atau tempat ibadah, dan tempat-tempat lain yang tersebar di area tersebut. Akses jalan sudah termasuk bagus, namun struktur jalan tidak terlalu mulus.

bukit-doa-pinaling6_20160821_091951.jpg
Bukit Doa Pinaling

Untuk tarif, tak perlu merogoh kocek dalam-dalam. Jika sekadar berkunjung, biaya retribusi yang ditagih sebesar Rp 3.000 per orang. Sedangkan kendaraan, Rp 5.000 untuk sepeda motor dan Rp 10.000 untuk mobil.

Penulis:
Editor: Rine Araro
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved